Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 05 September 2015 17:11 WIB

Peserta Audisi Perlihatkan Segenap Kemampuan

Jakarta, HanTer - Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015 telah berlangsung di sembilan kota yang meliputi wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kesembilan kota yang menggelar audisi tersebut adalah Medan, Palembang, Jember, Balikpapan, Manado, Makassar, Tasikmalaya, Purwokerto dan yang terakhir Kudus.
 
Mantan atlet bulutangkis yang tergabung dalam tim pencarian bakat di ajang Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2015, Fung Permadi, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 2919 peserta dari 9 kota yang menggelar audisi tahun ini usai mengumumkan 62 nama yang lolos ke babak grand final.
 
"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet yang telah berpartisipasi dalam audisi ini untuk memperlihatkan, mempertunjukkan keterampilan serta kemampuannya didalam bermain bulutangkis. Saya melihat mereka telah berjuang dengan luar biasa," ungkap Fung Permadi.
 
Fung menambahkan, didalam suatu audisi timnya harus menemukan sosok yang harus melaju kebabak selanjutnya. Dengan talenta yang dimiliki para pemain masa depan Indonesia ini, Fung mengklaim agak sulit untuk menentukan siapa yang lebih tepat untuk berada di fase selanjutnya setelah dinilai dari teknik, cara bermain serta semangat juang yang tinggi. 
 
"Penilaian tim talent scouting bukan terpatok dari hasil kalah dan menang, namun merujuk dari beberapa seperti teknik bermain bulutangkis yang baik dan benar, cara bermain, semangat juang yang berhubungan dengan motivasi para peserta audisi," sambungnya.
 
Dari 141 peserta final audisi yang dilakukan di GOR Djarum Kudus, Jawa Tengah, hanya diikuti oleh 131 peserta. Dari total tersebut terjaring 62 peserta yang akan kembali diseleksi menuju tahap karantina. Menurut Fung, dari yang tersisa itu akan diseleksi lagi sebelum masuk karantina.
 
"Dari sisa ini selanjutnya akan kembali diseleksi sebelum di karantina. Terhadap jumlah bisa berkurang atau tetap, namun tak bisa bertambah," tambah Fung yang juga sebagai pelatih kepala PB Djarum itu menambahkan.
 
Sementara itu, koordinator tim pencari bakat audisi Djarum, Christian Hadinata, menilai bahwa para peserta audisi di kelompok U13 memiliki kemampuan yang cukup seimbang jika dibandingkan dengan pemain yang sudah diasuh di Djarum dan hal tersebut bisa menjadi bahan pembinaan yang dimulai sejak dini.
 
Sedangkan Maria Kristin yang menjadi pelatih putri U13 PB Djarum, mengatakan bahwa banyaknya peserta U13 yang diambil itu karena ada yang masih perlu dipertimbangkan. "Masih ada yang dipertimbangkan. Ini kan baru pengurangan pertama, besok masih ada pengurangan lagi," ucap peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 itu.
 


(hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats