Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 19 Agustus 2017 00:20 WIB
Countdown satu tahun menuju Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Menpora: Asian Games Menjadi Energi bagi Masyarakat Indonesia Sebagai Bangsa Besar

Jakarta, HanTer - Menpora Imam Nahrawi hadir dalam acara Countdown satu tahun menuju Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Jumat (18/8/2017) malam di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, mendampingi Presiden Joko Widodo. Pada waktu yang bersamaan Countdown Asian Games 2018 juga di gelar di Benteng Kuto Besak di Palembang. 
 
Dalam acara Countdown itu, Presiden Joko Widodo melepaskan anak panah ke target berupa Light Emmiting Diode (LED), sehingga menghidupkan semua cahaya dan multimedia, sekaligus sebagai tanda dimulainya hitung mundur pada dua jam digital dua kota berbeda. Yakni, di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Stadion Gelora Sriwijaya, di Jakabaring, Palembang.
 
Menpora Imam Nahrawi mengucapkan terima kasih kepada Ketua INASGOC, Erick Thohir dan jajaranya yang telah mempersembahkan penampilan yang sangat sepektakuker di acara Countdown Asian Games 2018. Menurut Menpora, hal ini akan menambah rasa optimis akan suksesnya penyelenggaraan dan prestasi Indonesia dalam Asian Games 2018.
 
“Countdown Asian Games 2018 sangat luar biasa, para artis dan penarinya tampil dengan baik. Presiden dan Wakil Presiden sangat puas melihat karya anak bangsa ini. Pada opening Asian Games 2018 nanti akan banyak lagi tampilan yang bisa diberikan kepada masyarakat dan juga seluruh atlet Asian Games 2018,” ucap Menteri termuda di Kabinet Kerja kepemimpinan Presiden Joko Widodo itu.
 
Menteri asal Bangkalan, Madura itu juga mengatakan jika Asian Games ini harus menjadi energi bagi kita semua untuk menggerakan semangat, dukungan dan harapan dari seluruh anak Indonesia. “Mulai hari ini masyarakat Indonesia harus mendukung perhelatan akbar ini, baik yang terlibat. Manfaatkan penyelenggaraan Asian Games ini  sebaik-baiknya untuk konsolidasi sosial, perputaran ekonomi dan sekaligus untuk menguatkan rasa percaya diri kita sebagai bangsa besar,” urainya. 
 
Sementara itu terkait venus, Menteri yang akrap disapa Cak Imam itu menyatakan bahwa di korkom ketujuh tidak di bahas masalah venue karena sudah yakin bahwa venue sudah tidak ada masalah. Dan bahkan  sudah melampaui target yang diharapkan, kecuali untuk beberapa venue yang tidak terlalu krusial di kawasan Ancol seperti dayung, layar dan jet ski.
 
“Dalam waktu dekat saat Inpres keluar tentu akan melengkapi percepatan penyelesain venue, termasuk juga venue Asian Para Games akan kita siapkan dengan baik,” jelas Cak Imam.
 
"Untuk cabang olahraga kita tetap menugaskan INASGOC dan Satlak Prima untuk bertahan pada cabang-cabang dan nomor-nomor olahraga yang potensial mendapatkan medali, namun kita juga harus menghormati beberapa klausul untuk menyesuaikan dengan IOC dimana Sport Olympic harus dipertandingkan. Karena itu, kita masih ada waktu untuk meyakinkan OCA bahwa kita ingin menerapkan perintah Wakil Presiden yaitu cost  efektif,” ucapnya.
 
Countdown Asian Games 2018 yang mengambil tema "Energy of Asia” diikuti oleh deretan artis papan atas Indonesia. Tak hanya itu, artis internasional dari Korea Selatan, yakni Girls Generation yang diwakili Taeyeon dan Hyoyeon serta Far East Movement dan aksi tarian kolosal 150 dancer dengan judul, Ruwat Bumi, Yang menceritakan kepercayaan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats