Di Publish Pada Tanggal : Senin, 03 Juli 2017 15:40 WIB

Kemenpora Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kementerian yang Membidangi Kepemudaan se-ASEAN

Jakarta, HanTer - Indonesia dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menjadi tuan rumah pertemuan para Menteri yang membidangi kepemudaan di ASEAN dan negara mitra ASEAN di Hotel Sultan Jakarta, 17 Juli 2017 mendatang.
 
Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Jonni Mardizal mengatakan selain negara ASEAN seperti Brunei Darussalam, Cambodia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand dan Vietnam, pada pertemuan ini juga mengundang perwakilan dari Jepang, Korea Selatan dan China.
 
"Ini adalah pertemuan dua tahunan yang akan membahas berbagai isu pembangunan kepemudaan terutama di wilayah Asia Tenggara dan negara Asia yang menjadi mitra," kata Jonni Mardizal di Kemenpora, Senin (3/7/2017).
 
Pertemuan tingkat Menteri dengan tajuk The Tenth ASEAN Ministerial Meeting on Youth (10th AMMY) dan The Sixth ASEAN Plus Three Ministerial on Youth (6th AMMY+3) merupakan implikasi kesepakatan The 12th ASEAN Summits Ceby Declaration Towards One Caring and Sharing Community tahun 1992 dan mengambil tema Proliferating Youth Entrepreneurship in ASEAN Community atau menumbuhkembangkan kewirausahaan pemuda dalam komunitas ASEAN. 
 
Sementara itu Asdep Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Wisler Manalu mengatakan bahwa dalam pertemuan nanti tak hanya para Menteri dari negara ASEAN dan tiga negara lainnya yang akan hadir, namun juga para pejabat lainnya yang menangani kepemudaan dari setiap kementerian negara-negara tersebut serta menghadirkan perwakilan pemuda dari negaranya masing-masing yang sudah diseleksi. 
 
Lebih lanjut Wisler juga mengatakan bahwa kehadiran para perwakilan pemuda tersebut akan mengikuti ASEAN Youth Expo, ASEAN Youth Day Meeting, ASEAN Award dan TAYO ASEAN Award, saling tukar informasi dan pengalaman, serta mempresentasikan hasil dari kreatifitas mereka, sehingga diantara mereka nantinya akan mendapatkan penghargaan dari ajang tersebut. 
 
"Dari setiap negara akan membentuk sebuah tim dan turut berpartisipasi memberikan masukan-masukan bagaimana para pemuda di ASEAN ini memberikan kontribusi yang berkaitan dengan tema yakni menumbuhkembangkan kewirausahaan pemuda dalam komunitas ASEAN. Kami juga ingin pemuda Indonesia sangat berperan dalam pertemuan yang mengangkat pentingnya peran wirausaha muda dalam berkompetisi di masyarakat ekonomi ASEAN nanti," ungkap Wisler.
 
Ia juga mengatakan disamping adanya pertemuan, para pejabat negara-negara ASEAN dan tiga negara lainnya itu akan menyepakati beberapa hal program-program kepemudaan untuk kedepannya. "Kesepakatan tersebut setiap tahunnya selalu ada. Setiap negara akan mengusulkan program-programnya," tambahnya.
 
Wisler juga mengklaim jika pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk rangkaian kegiatan tersebut termasuk calon-calon yang akan menerima penghargaan dari setiap negara. "Pak Menteri sebelumnya juga menyampaikan bahwa kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang," tuturnya.
 
Pemuda ASEAN sesuai dengan program akan mengikuti ASEAN Youth Expo, ASEAN Youth Day Meeting, ASEAN Award dan TAYO ASEAN Award. Sedangkan Menpora Imam Nahrawi nantinya juga akan melakukan pertemuan tersendiri dengan menteri dari Jepang, Korea Selatan dan China.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats