Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 04 September 2016 20:16 WIB
Pemain dan Pelatih ISC A Tanpa Dilengkapi KITAS

Menpora Surati GTS, Berhentikan Sementara Pemain Asing Tanpa KITAS

Hambalang, HanTer - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan segera menyurati operator turnamen Indonesia Soccer Championship yakni PT Gelora Trisula Semesta sebagai teguran yang harus segera dilaksanakan, terkait banyaknya pemain dan pelatih asing di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 yang tak memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara/Terbatas (KITAS), dimana KITAS tersebut merupakan syarat mempekerjakan tenaga asing sesuai Permenakertrans Nomor 12 Tahun 2013.

Langkah tersebut menyusul temuan dari hasil riset Save Our Soccer (SOS) dimana mayoritas pemain dan pelatih asing di ISC A 2016 tak memenuhi syarat administrasi keimigrasian. "Saya akan

melayangkan surat kepada operator GTS secepatnya, untuk tak memperbolehkan sementara waktu memainkan para warga asing yang tidak dilengkapi oleh syarat tersebut," ucap menpora Imam

Nahrawi disela-sela kunjungannya ke komplek Hambalang, Jawa Barat, Minggu (4/9/2016).

Sementara itu menindaklanjuti langkah Menpora Imam Nahrawi, Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto mengatakan jika surat yang akan dilayangkan pihaknya tersebut memiliki beberapa opsi.

"Yang namanya peraturan, dibawahnya itu cuman dipatuhi atau dilanggar. Karena rekomendasi dulu yang mengeluarkan adalah Menpora, tentu saja mereka harus patuh apa yang menjadi catatan kritis, peringatan atau teguran dari pa Menpora," ucap Gatot.

"Surat tersebut bisa saja langsung berlaku sejak tanggal ditandatanganinya surat tersebut oleh Menpora, atau ada jeda waktu, misalnya satu minggu sejak ditandatangani surat tersebut," tutur Gatot.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu juga mengklaim jika masalah seperti ini sebelumnya sudah disinggung oleh Tim Sembilan bentukan Kemenpora.
"Persoalan seperti ini sebelumnya sudah pernah disounding oleh Tim Sembilan, dimana kala itu kita memberikan catatan kepada Kemenpora untuk berhati-hati terhadap legalitas pemain asing," pungkas Gatot.

Disisi lain dalam kasus yang sama, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menegaskan akan segera mengusut kasus ini. hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Heru Santoso Ananta Yudha. "Kami akan menindaklanjuti adanya temuan ini. Kami akan panggil pemain dan pelatih yang dimaksud," kata Heru.

Meski demikian, Heru menyadari, jika pihaknya tak bisa bekerja sendirian pada kasus ini, pasalnya, status pelatih dan pemain asing di Indonesia juga terkait institusi lain. "Mereka kan datang ke sini untuk bekerja," sambungnya.

Heru menambahkan jika pelanggaran yang telah terjadi ini tak secara otomatis sanksi deportasi bagi para pemain dan pelatih asing tersebut. Dirinya mengatakan, sanksi akan dikenakan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. "Karenanya kita akan dalami dulu seperti apa. Namun, yang paling bertanggungjawab adalah sponsornya," pungkas Heru.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats