Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 13 Mei 2015 01:57 WIB

FIFA Bentuk Terbosan Baru Pantau Diskriminasi

Zurich, HanTer-Federasi Sepak Bola dunia (FIFA) mengumumkan memakai sistem baru melalui pengamat pertandingan untuk memantau insiden rasisme dan diskrimansi dalam olahraga tersebut.

Program ini akan mulai bekerja selama kualifikasi Piala Dunia hingga waktu penyelenggaraan turnamen itu pada 2018 di Rusia. Ini dipresentasikan di Stadion Wembley, London, Selasa (12/5/2015) waktu setempat.

Para pengamat akan dilatih melihat insiden diskriminasi dan melaporkannnya ke FIFA. Lalu, FIFA akan menjatuhkan sanksi disiplin pada negara-negara yang terlibat.

Sebagai tuan rumah, Rusia mengalami masalah pelik seputar hal tersebut. Sekitar 200 inisiden rasis dilakukan oleh fans sepak bola Rusia dari 2012 hingga 2014.

Data ini diambil dari Sova Center, sebuah badan untuk memantau perilaku rasis yang berbasis di kota Moskow.

"Proyek ini mengikuti rekomendasi dari satuan tugas antidiskrimniasi FIFA bekerja sama dengan Badan anti diskriminasi Eropa," laporan yang dikutip dari the Guardian, Selasa (12/5/2015).

Para peserta yang hadir dalam acara tersebut diantaranya gelandang Manchester City, Yaya Toure, mantan wasit Piala Dunia Howard Webb, dan sebagainya.


(Artha Tidar)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats