Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 06 Juni 2014 21:55 WIB

8 Negara Ikuti Indonesia Open Parabadminton Championship

Solo, HanTer - Puluhan atlet dari delapan negara akan mengikuti turnamen bulu tangkis "Indonesia Open Parabadminton Championship 2014" di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, mulai dari 11 hingga 13 Juni mendatang.

Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun di Solo, Jumat, mengatakan bahwa delapan negara yang sudah memastikan mengirimkan atletnya, baik putra maupun putri, yakni Polandia, Singapura, India, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, dan tuan rumah Indonesia.

Menurut Senny Marbu, turnamen cabang olahraga bulu tangkis untuk paralympian tersebut digelar yang pertama kali di dunia dan bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Turnamen single event ini digelar yang pertama dengan tujuan selain mencari atlet bulu tangkis berbakat, juga agar cabang olahraga itu, dapat dipertandingan pada tingkat Paralympic 2020 di Tokyo, Jepang," katanya.

Indonesia dalam turnamen tersebut, kata dia, selain sebagai tuan rumah dan juga pelopor perkembangan olahraga bulu tangkis untuk orang-orang berkebutuhan khusus ini.

Ia menjelaskan bahwa pada turnamen akan diikuti sekitar 50 pebulu tangkis, antara lain Polandia mengirimkan satu atlet putra, Singapura (dua), India (delapan), Korsel (dua), Thailand (lima), Hong Kong (lima), Malaysia (11), dan tuan rumah Indonesia (16).

Pada turnamen Indonesia Open Parabadminton Championship 2014 tersebut akan mempertandingan enam nomor, baik putra maupun putri, antara lain kategori kelas "Wheelchair" atau kursi roda, "Lower", dan "Upper".

"Pada standing hanya ada di kelas lower dan juga upper. Kelas lower khusus untuk difabilitas di bagian kaki, sedangkan di upper untuk disabilitas bagian tangan," katanya.

Pihaknya dalam turnamen tersebut mempunyai misi besar untuk mengembangkan olahraga bulu tangkis difabel di Indonesia.

Jarot Hernowo selaku ketua penyelenggara turnamen menjelaskan bahwa cabang bulu tangkis merupakan salah satu tambang medali emas bagi Indonesia. Gagalnya bulu tangkis dipertandingkan pada Palaympic di London Inggris 2012 dan di Rio De Janeiro, Brazil 2016g, ternyata membuat Indonesia siap menjadi pelopor untuk mengembangkan olahraga itu.

NPC Indonesia, kata dia, menargetkan cabang bulu tangkis dapat dipertandingkan Paralympic di Tokyo, Jepang, pada tahun 2020.

Ia menjelaskan, "Dari 16 pebulu tangkis Indonesia yang mengikuti turnamen tersebut, terdiri atas empat putri dan 12 putra. Mereka semua berpeluang meraih medali emas, antara lain Dwi Yoko, Ukun Kurnadi, Hari Susanto, dan Uani Ratri."


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats