Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 22 November 2017 18:06 WIB

Akom Akui Kasus Setnov Pengaruhi Elektabilitas Partai

Jakarta, HanTer - Kader senior Partai Golkar Ade Komarudin mengakui adanya dampak yang timbul terhadap partainya terutama pada Pilpres 2019 akibat ditahannya Setya Novanto sebagai tersangka e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Pernyataan ini disampailan Ade usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto dan Anang Sugiana Sudiharjo di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/11/2017).
 
"Pasti harus diakui ada dampak. Oleh karena itu, kami serahkan ke seluruh tingkat dua, pemilik suara partai (Golkar) se-Indonesia dan juga tingkat satu untuk sama-sama menyatukan langkah agar partai ini solid kompak menghadapi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019," ujar Akom sapaan akrab Ade Komarudin kepada wartawan.
 
Kendati demikian, Ade yang keluar Gedung KPK pada pukul 13.00 WIB menegaskan partai yang saat ini dinaunginya masih kompak, termasuk untuk konsen terhadap pemenangan Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.
 
Hal itu terbukti saat Rapat Pleno yang digelar Golkar pada Selasa (22/11/2017) kemarin di DPP Golkar. Pada rapat tersebut, Golkar masih memberi kesempatan Novanto untuk membuktikan ketidakterlibatannya pada kasus E-KTP hingga sidang praperadilannya digelar.
 
Sehingga, Golkar sementara ini memilih Idrus Marham sesuai dengan perintah Novanto untuk menjabat sebagai Plt Ketum Golkar.
 
"Saya pikir tidak ada masalah sampai praperadilan. Yang paling penting teman-teman sudah mengambil langkah. Jadi tidak mengambil langkah yang tidak sesuai, masih bisa ditolerir oleh AD/ ART," bebernya.
 
Selain itu, terkait siapa yang akan dipilih untuk menggantikan Novanto sebagai Ketua DPR, jika Novanto kalah melawan KPK, Ade menyerahkan semuanya ke internal partai. "Kita serahkan soal itu kepada partai," pungkas Akom.  
 


(Danial)




Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats