Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 20 April 2018 19:28 WIB

Revolusi Industri 4.0, Kurikulum Pendidikan Harus Didesain Ulang

Jakarta, HanTer - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri menegaskan menghadapi masalah ketenagakerjaan di era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi atau lembaga pendidikan harus segera merespon dengan mengubah kurikulum perkuliahan.

"Respon industri 4.0, lembaga pendidikan harus melakukan didesain ulang kurikulum dengan pendekatan human digital, menuju transformasi skills dengan memanfaatkan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) sebagai basis, " kata Hanif dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/4/2018).

Hanif juga mengatakan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi juga harus kolaborasi antara dunia industri, lembaga Diklat, Kadin/Apindo, Asosiasi untuk identifikasi kebutuhan kompetensi masa depan. Serta   investasi pengembangan digital skills dan pengakuan (rekognisi) kompetensi.

“Perkembangan industri yang berubah, maka karakter pekerjaan, tuntutan skill pun harus berubah.  Persoalannya seberapa cepat input investasi SDM hadapi perubahan?  Jika tidak bisa survive menghadapi perubahan, maka bisa collaps perlahan. Contohnya sejumlah perusahaan ritel, " kata dia.

Ia menuturkan, era revolusi industri 4.0  mempunyai ciri otomasi dan ekonomi digital. Perkembangan super-computer, robot, artificial intelligence, dan modifikasi genetik mengakibatkan pergeseran tren tenaga kerja yang tidak lagi bergantung pada tenaga manusia, tapi pada mesin.

Studi dari McKinsey tahun 2016 menyebutkan bahwa lima tahun kedepan sebesar 52,6 juta jenis pekerjaan akan digantikan oleh mesin. Hal tersebut mengikuti tren global dimana 60 persen pekerjaan akan mengadopsi sistem otomatisasi, dan 30 persen akan menggunakan mesin berteknologi digital.

Hal ini kata Hanif, berdampak pada pergeseran tren dunia dari sektor manufaktur ke sektor jasa yang membutuhkan tenaga kerja jenis middle-higher skilled, bukan lagi low-skilled labour. untuk menyiapkan SDM atau TKI, maka pendidikan harus berorientasi pada pengembangan dan kemampuan lulusan untuk siap bekerja dan mampu menciptakan lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi yang terdapat di sekitarnya. 

 

 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats