Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 04 Maret 2018 14:27 WIB

UNAS Luluskan 804 Wisudawan, 285 Lulus Cum Laude

Jakarta, Hanter - Sebanyak 804 wisudawan Universitas Nasional (UNAS) Jakarta menggelar Sidang Terbuka Senat Periode I Tahun 2017/2018. Pada kegiatan ini, Universitas Nasional melantik lebih dari 800 wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 285 wisudawan berhasil lulus dengan predikat cumlaude.

Wisuda Periode I Tahun 2017/2018 melantik sebanyak 804 wisudawan, yang terdiri dari jenjang pascasarjana, sarjana dan diploma. Wisudawan tersebut terdiri dari 3 program doktoral, 43 wisudawan program magister, 528 wisudawan program sarjana, 218 program diploma empat dan 12 wisudawan program diploma tiga.

Lulusan terbaik pada wisuda kali ini diraih Mufidah Said, mahasiswa dari program doktoral program studi Ilmu Manajemen dengan IPK 3,94 (cum laude). Sementara pada jenjang sarjana, peraih IPK tertinggi adalah Indri Ustamar dari program studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, yang lulus dengan IPK 3,92.

‘’Universitas Nasional juga turut meluluskan 285 wisudawan dari program pascasarjana dan sarjana dengan IPK di atas 3,5 dengan predikat cum laude,’’ kata  Rektor Universitas Nasional, El Amry Bermawi Putera, saat wisuda UNAS di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (4/3).

Wisuda Universitas Nasional periode ini mengambil tema ‘’Peran Perguruan Tinggi Dalam Mewujudkan Cita Hukum Yang Berkeadilan”. Orasi ilmiah disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bambang Soesatyo dan Profesor Jang Youn Cho dari Hankuk University, Korea.

Selain itu, terdapat dua mahasiswa asing asal Tiongkok yang turut diwisuda. Wisudawan tersebut berasal dari program studi Manajemen, Fakultas Ekonomi. ‘’Hal ini turut menandakan Universitas Nasional cukup diminati oleh mahasiswa asing dari berbagai negara. Selain itu, juga menjadi ciri bahwa kualitas dan pelayanan pendidikan di Universitas Nasional mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat dan diakui secara internasional,’’ ujar El Amry.

 “Saya berharap, lulusan Universitas Nasional akan setara, bahkan mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi kelas dunia. Untuk itu selain memberikan SKPI, kami juga telah membentuk Badan Pengembangan Profesi untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten berdasarkan standar kompetensi kerja atau profesi,” papar El Amry.

Rektor menambahkan, BP Pro UNAS bekerjasama dengan lembaga sertifikasi profesi, lembaga latihan kerja, industri dan pengguna yang tidak hanya bertujuan untuk memenuhi standar kompetensi kerja dan profesi, namun juga mendapatkan pengakuan dari lembaga sertifikasi profesi yang terlah terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam waktu dekat, BP Pro akan menandatangani nota kesepahaman dengan 7 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Training Provider yang berbasis kompetensi kerja.


(Sammy)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats