Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 31 Desember 2017 20:49 WIB

Peneliti LIPI Ciptakan Kartu Ucapan Seukuran Virus Polio

Jakarta, HanTer – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil menciptakan kartu ucapan yang hanya berukuran 25 mikrometer atau sebesar virus polio, yang merupakan jenis virus dengan ukuran terkecil.

Menjelang momentum Tahun Baru 2018, kartu tersebut dirilis oleh Tim Peneliti Laboratorium FIB Puslit Fisika LIPI. Kartu Ucapan Tahun Baru itu, dibuat menggunakan metode proses ukiran (engraving) di atas material wafer silikon dengan memanfaatkan energi yang dihasilkan dari tembakan ion galium yang difokuskan.

Peneliti dan pakar karakterisasi nano material Puslit Fisika LIPI, Dr. Eni Sugiarti menjelaskan, alat yang digunakan dalam pembuatan kartu itu, adalah Dual- Beam FIB. Saat ini, teknologi Dual-Beam FIB yang dimiliki Puslit Fisika LIPI menjadi satu-satunya yang ada di Indonesia.

“Kami bertekad untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ini adalah salah satu itikad kami para peneliti untuk memperkenalkan teknologi terbaru yang Indonesia miliki kepada masyarakat luas,” ungkap Dr. Eni Sugiarti, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Kepala Puslit Fisika LIPI, Dr. Rike Yudianti juga menyatakan, fasilitas Dual-Beam FIB ini terbuka untuk masyarakat luas.

"Semua kalangan boleh memanfaatkannya. Kita bisa riset bersama nanti. Boleh dari kalangan mahasiswa, dosen, peneliti swasta, industri, bahkan kalangan pelajar, semua bisa manfaatkan. Silahkan berkunjung dan kontak kami. Tidak hanya FIB, alat lain yang kami punya seperti TEM, SEM, XRD, BET, FTIR, dan yang lain-lain juga bisa dimanfaatkan," tuturnya.

Ia menuturkan, Dual Beam FIB dilengkapi dengan empat detektor yang terdiri dari Secondary Electron, Back Scattered Electron, Energy Dispersive Spectroscopy (EDS), dan Electron Backscattered Diffraction (EBSD), serta dilengkapi pula omniprobe in-situ pick up system. Dengan keempat detektor beserta teknologi Schottky Field Emitter Gun (FEG) dan Galium Liquid Metal Ion source (GIS).

“Dengan adanya teknologi ini, diharapkan kualitas penelitian di Indonesia terus meningkat dan tidak kalah dengan teknologi yang telah ada di negara-negara maju lainnya,” pungkas Rike.


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats