Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 05 September 2017 22:29 WIB

Izin Prodi Kedokteran Kembali Dibuka

Jakarta, HanTer - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mencabut moratorium program studi (Prodi) di kedokteran yang sudah berlaku sejam Juni 2016. Namun, izin penyelenggaraan prodi kedokteran itu hanya diberikan untuk daerah tertentu yang belum memiliki fakultas kedokteran.

"Program studi kedokteran akan diberikan kepada daerah-daerah yang sampai sekarang belum ada prodi kedokteran seperti Banten dan Gorontalo," ujar Direktur Jenderal Kelembagaan Kemristekdikti, Patdono Suwignjo, di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Dia memberi contoh, Banten yang berada tak jauh dari Jakarta, namun kondisi kesehatan di daerah tersebut sangat genting. Kemudian, untuk memenuhi izin penyelenggaraan program studi yakni dosennya minimal 26 orang dan juga memiliki rumah sakit pendidikan atau bekerja sama. "Jika syarat-syarat tersebut dilengkapi, maka akan diberi izin," jelas dia.

Pembukaan prodi baru tersebut, lanjut dia, dimulai sejak awal September dan akan ditutup pada 17 September.

Kemristekdikti menyatakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan prodi kedokteran, lanjut dia, harus menerima 20 persen mahasiswa dari daerah zona merah atau daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

"Setelah lulus, harus kembali ke daerahnya karena salah satu tujuannya untuk mengisi daerah yang kekurangan dokter."

Kemristekdikti mencabut moratorium izin program studi (prodi) kedokteran yang sebelumnya diberlakukan. Pencabutan moratorium prodi kedokteran ini dikarenakan sudah ada perbaikan yang sebelumnya mempunyai akreditasi C, sekarang sudah naik menjadi B.

Moratorium dilakukan sejak Juni 2016, kemudian Kemristekdikti melakukan pendampingan terhadap prodi yang nilai akreditasinya kurang. Jumlah prodi kedokteran yang naik dari C ke B, sebanyak delapan perguruan tinggi.

 


(Abe/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats