Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 21 Mei 2017 16:45 WIB

Wow, Sour Sally Mini Mejeng International Franchise Expo 2017

Jakarta, HanTer - Sour Sally Mini kembali mengundang para peminat investasi waralaba, kali ini dengan campaign "Bring Black Sakura to Your City". Sour Sally Mini pun akan berpartisipasi di pameran International Franchise Expo (IFRA) yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada 19-21 Mei 2017 mendatang. 
 
Presiden Direktur K-Food Indonesia , perusahaan pemegang Master Franchisor merek Sour Sally Mini Ardantya Syahreza mengatakan, brand Sour Sally yang telah secara konsisten diposisikan sebagai brand F&B lifestyle yang eksklusif dan inovatif sehingga telah menjadi aspirasi bagi masyarakat Indonesia. Sour Sally Mini adalah merek yang diciptakan agar Sour Sally dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara lebih luas. 
 
"Sour Sally Mini adalah konsep Sour Sally dengan harga yang lebih hemat namun tetap membawa kualitas yang baik dari produk Sour Sally," kata Ardantya Syahreza dalam siaran tertulisnya yang diterima Harian Terbit, Minggu (21/5/2017).
 
Tentunya dengan segala prestasi merek ini , akan menjadi sebuah peluang besar bagi para calon franchisee untuk membawa merek Sour Sally Mini ke kota-kota di seluruh Indonesia. Keunggulan merek Sour Sally adalah pada inovasi, top of mind brand awareness dan kualitas produk frozen yogurtnya. 
 
Dengan tumbuhnya populasi konsumen segmen menengah menjadi 134 juta orang di seluruh Indonesia yang semakin memiliki daya beli tinggi dan beraspirasi untuk meningkatkan lifestyle hidup mereka, ini menjadikan mereka sebagai mangsa pasar yang luar biasa besar bagi brand Sour Sally Mini. 
 
Potensi konsumen segmen menengah yang mulai suka "makan atau jajan di luar" dan mencari dessert, bisa menjadikan Sour Sally Mini sebagai sebuah brand yang sangat aspiratif.Pertumbuhan bisnis frozen yoghurt dari tahun ke tahun adalah sekitar 15% per tahun. Industri konsumsi frozen yoghurt di tahun 2011 adalah 255 miliar rupiah dan meningkat menjadi 324 miliar rupiah di tahun 2012. Bisnis industri ice cream yang sudah cukup besar sekitar 1.2 triliun rupiah per year, merupakan tantangan bagi industri frozen yoghurt yang lebih rendah lemak bagi segmen health conscious.
 
Brand Sour Sally yang sudah menjadi brand leader di kategori frozen yoghurt Indonesia, sudah menguasai 70 -75 persen dari pasar frozen yoghurt. Ini akan menjadi modal bagi kita untuk memanfaatkan dominasi pasar ini untuk market extention ke Sour Sally Mini. Biaya yang harus diinvestasikan untuk franchise Sour Sally Mini adalah Rp 350,000,000 dan sudah termasuk mendapatkan; Franchise Fee selama kontrak 5 tahun, Booth / Store Rennovation production, Pembelian Mesin dan Equipmentdan Training
 
Dengan semakin tingginya trend untuk hidup sehat, pilihan frozen yogurt akan berpotensi berkembang. Frozen yogurt akan jauh lebih diminati daripada ice cream biasa. Tinggal bagaimana kita mensosialisasikannya kepada masyarakat. Jadi jika anda salah satu penggemar Black Sakura dan White Skim Sour Sally Mini, segera buru frozen yoghurt andalan anda yang bisa diperoleh di seluruh gerai Sour Sally Mini!. 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats