Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 18 Mei 2017 20:02 WIB

Sistem Zonasi Penerimaan Siswa Baru Dikritik

Jakarta, HanTer – Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 17 Tahun 2017, yang mengatur pendaftaran sekolah baru berdasarkan sistem zonasi, dinilai berisiko membuat tidak meratanya jumlah penerimaan siswa di setiap sekolah.

"Kami melihat aturan zonasi ini, akan menjadikan adanya sekolah yang ditutup karena kekurangan siswa. Hal ini menimbulkan implikasi terhadap pengelolaan infrastruktur, fasilitas, dan manajemen guru yang berada pada sekolah yang ditutup itu," kata peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW), Febri Hendri di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Ia menuturkan, ketentuan zonasi itu juga akan berdampak terhadap jumlah siswa pada rombongan belajar, jumlah rombel di sekolah serta pencapaian standar pelayanan minimal sekolah dan daerah. Oleh karenanya, sosialisasi Permendikbud tersebut harus dilakukan secara masif. "Kemdikbud harus melakukan sosialisasi mengenai kebijakan baru itu," ujarnya.

Sementara itu, Hartono dari Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemdikbud menjelaskan, dalam peraturan tersebut dijelaskan siswa hanya mendaftar pada zonasi sekolah sesuai dengan tempat tinggalnya.

Kuota zonasi tersebut mencapai 90 persen. Sisanya, sebanyak lima persen untuk siswa yang terkena bencana alam dan lima persen bagi siswa pindahan. Peraturan mengenai zonasi tersebut, kata dia, sangat penting agar tidak ada lagi kejadian siswa yang bersekolah jauh dari tempat tinggalnya dan untuk mewujudkan pemerataan.

"Tidak ada pungutan selama PPDB berlangsung. Kalau ada, jangan segan-segan laporkan ke kami," tegas dia. Selain itu juga ada sanksi bagi siswa yang melakukan manipulasi dokumen seperti surat keterangan miskin atau sertifikat prestasi, berupa pencabutan status sebagai siswa. 

 


(Saf/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats