Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 28 Juni 2016 20:11 WIB

Civitas Akademika Usakti Tolak Upaya Pemilihan Rektor Tak Sesuai Aturan

 
 
Jakarta, Hanter - Kegaduhan kembali terjadi di dalam kampus Universitas Trisakti pada Selasa (28/6/2016) yang dipicu oleh Yayasan Trisakti terkait akan adanya pengangkatan Rektor yang dilakukan secara sepihak oleh pihak yayasan, sehingga menimbulkan kegelisahan dikalangan Civitas Akademika Universitas Trisakti.
 
Sebelumnya terkait pemberitaan di media beberapa waktu lalu yang menyebutkan bahwa Mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Edy Suandi Hamid, yang rencananya akan dilantik secara sepihak sebagai Rektor Universitas Trisakti Jakarta dan juga akan dihadiri oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Muhammad Nasir, ini yang menjadi pemicu kegaduhan di Universitas Trisakti.
 
Seperti diketahui, pemilihan Rektor itu sendiri harusnya dilakukan melalui mekanisme pemilihan calon oleh Senat Universitas, yang dimulai dari tahap penjaringan bakal calon, tahap penyaringan calon, tahap pemilihan, dan tahap pengangkatan. Dimana keseluruhan tahapan tersebut melibatkan Senat Universitas dan melalui Sidang Senat Khusus.
 
Aturan baku tersebut telah tercantum baik dalam perundang-undangan Republik Indonesia maupun Peraturan Pemerintah, yang pada akhirnya dijabarkan dalam statuta masing-masing perguruan tinggi di Indonesia mengenai pemilihan Rektor, sehingga, penetapan rektor oleh pihak Yayasan Trisakti yang tidak melalui prosedur tersebut, dapat dikatakan tidak sah dan melanggar undang-undang.
 
Selain itu, ulah Yayasan Trisakti yang juga melibatkan Menristek-Dikti tersebut dinilai beberapa pihak sudah keterlaluan, Chairman Indonesian Bureucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika, mengatakan bahwa tindakan Yayasan Trisakti tersebut patut mendapatkan teguran keras.
 
“Sangat disayangkan sekali, jika sampai seorang Menteri hadir dalam pelantikan rektor yang dalam perjalanannya melanggar undang-undang, padahal bisa saja ini hanyalah upaya Yayasan Trisakti demi kepentingannya ingin mengambil alih Universitas Trisakti, dan tindakan Yayasan Trisakti kali ini harus mendapat teguran dari Negara," tegas Nova Andika.
 
Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Forum Komunikasi Karyawan (FKK) Usakti, Advendi Simangunsong. Dirinya menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan melanggar aturan yang dilakukan Yayasan Trisakti sehingga membuat kegelisahan dikalangan Civitas Akademika Usakti.
 
“Tindakan dari Yayasan Trisakti menyebabkan kegelisahan dikalangan Civitas Akademika Usakti, dan secara tidak langsung kegiatan belajar mengajar hari ini menjadi terganggu karena adanya issue tersebut,” ujarnya. 
 
Setelah adanya wacana pelantikan Rektor Usakti tersebut, seluruh Civitas Akademika Usakti telah menyatakan sikapnya untuk menolak penetapan itu. "Sebab pengangkatan Rektor yang dilakukan secara sepihak oleh pihak Yayasan tersebut tidak melalui mekanisme dan prosedur yang benar," tutur Advendi.
 
Sementara itu, Sekretaris Senat Univesitas Trisakti, Dadan Umar Daihani, juga mengatakan yang sama bahwa penolakan tersebut wajar, sebab Usakti sendiri memang telah memiliki prosedur pemilihan rektor yang mengacu pada perundang-undangan dan peraturan pemerintah yang berlaku, dan hal tersebut harus dijalani dan dipatuhi. 
 
“Proses pemilihan rektor yang dilakukan oleh yayasan tidak mengikuti prosedur tersebut, sehingga pihak rektorat dan civitas akademika Usakti menyatakan sikap menolak penetapan rektor yang dilakukan oleh pihak yayasan,” ujarnya.
 
“Jangan sampai jika Bapak Edy Suandi Hamid yang telah dilantik menjadi Rektor, namun dikarenakan tidak melalui mekanisme yang seharusnya, dikemudian hari akan dibatalkan oleh Menristek sendiri,” jelas Dadan. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats