Di Publish Pada Tanggal : Senin, 30 Mei 2016 22:15 WIB

Perguruan Tinggi Diminta Kembangkan Teknologi Cegah Karhutla

Jakarta, HanTer - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Pandjaitan, meminta universitas mengembangkan teknologi yang mampu mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gambut.


"Pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut ini sangat vital sekali untuk kita perhatikan. Masalah lingkungan ini sudah menjadi serius di dunia ini, kita harus padu mengerjakan ini," kata Luhut, seperti dilansir Antara di Jakarta, Senin (30/5/2016).

Selama hampir dua tahun dirinya berada di Pemerintahan, ia mengatakan telah melihat memang ada kekurangan dalam penanganan karhutla, dan yang paling utama adalah keterpaduan tim.

Masing-masing masih bekerja dengan gaya lama. Padahal dalam konteks negara sekarang, perkembangan tekonologi menjadi penting, perkembangan teknologi sudah pesat dan banyak mempengaruhi kebijakan di Indonesia.

"Taksi Uber dan Gojek online memengaruhi kita semua, tapi belum dirangkum ke dalam kebijakan kita. Indonesia ketinggalan, sementara negara lain sudah berbicara soal 'quantum computing'," ujar dia.

Gambut memiliki berbagai macam karakteristik di setiap daerah. "Di Riau, Jambi, Palembang, Kalimantan Tengah berbeda-beda. Penanganannya, dan seperti tahun lalu (2015--red) tentu sulit jika sudah terjadi kebakaran, tidak ada yang bisa menghentikan kecuali hujan lebat," ujar Luhut.

Teknologi apapun untuk memadamkan kebakaran sebesar itu belum ditemukan. Jadi, menurut dia, lebih baik pencegahan dari pada memadamkan. "Saya melihat, teknologi dari universitas perlu dikembangkan. Apa yang harus dikerjakan, siapa mengerjakan apa, yang jelas disiplin kita semua menjadi sangat penting untuk memecahkan segala persoalan," ujar dia.

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats