Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 17 Desember 2015 10:27 WIB

Tenang! Nilai UKG Rendah Bukan Berarti Kualitas Guru Jeblok

Jakarta, HanTer - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengatakan, tenang, nilai uji kompetensi guru (UKG) rendah, bukan berarti kualitas guru jeblok.

"Hasil UKG  yang belum maksimal jangan dijadikan vonis bahwa kualitas rata-rata guru rendah. Sebab, menurutnya soal UKG juga bermasalah," ungkap Retno.

“Di lapangan banyak guru yang tidak percaya mendapatkan nilai UKG rendah,” katanya lagi.

Retno menambahkan, banyak guru SD yang kewalahan menjawab soal ujian. Menurutnya pada Kurikulum 2013, di SD ada guru mata pelajaran keterampilan dan kesenian.

Nah, ketika mengikuti UKG, mereka diuji sebagai guru kelas. Akibatnya guru mata pelajaran ini diuji mata pelajaran lainnya seperti bahasa Indonesia, matematika, dan mata pelajaran lainnya.

Kondisi hampir sama juga dialami guru-guru SMK. Berdasar Kurikulum 2013, ada beberapa mata pelajaran pada bidang keahlian tertentu yang dihapus. Namun di dalam UKG, banyak soal ujian yang mengacu pada mata pelajaran yang sudah dihapus.

“Jadi guru blank saat mengisi soal UKG,” jelas dia.


(Ris)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats