Di Publish Pada Tanggal : Senin, 20 Agustus 2018 10:59 WIB

Warga Desa Serbu Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan

Lampung, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi dan edukasi pentingnya jaminan sosial (jamsos) ketenagakerjaan di Desa Mengandung Sari, Lampung Timur, Senin (20/8/2018).
 
Dalam kegiatan itu, ratusan warga tampak menyerbu loket registrasi pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan. Membawa foto copy kartu tanda penduduk (KTP), warga yang mayoritas kategori pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU) ini langsung mendaftarkan diri.
 
Salah satunya Hartadi (41). Bersama sang istri ia mendaftar untuk dua program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm). Haryadi mengaku baru tahu program-program BPJS Ketenagakerjaan dan manfaat yang diterima peserta.
 
"Saya langsung bayar iuran tadi Rp16.800 untuk program jaminan kecelakaan dan kematian," kata Haryadi ditemui dalam kesempatan itu, Senin (20/8/2018).
 
Dengan menjadi peserta, Haryadi yang berprofesi sebagai tukang ojek dan buruh serabutan ini mengaku bersyukur dan lebih tenang. Sebab, banyak manfaat yang diterima, baik untuk dirinya sendiri dan keluarga. Seperti jaminan pengobatan tanpa batasan biaya dan santunan apabila dirinya mengalami kecelakaan kerja.
 
"Tadi juga saya baca ada beasiswa untuk anak jika saya sampai meninggal dunia. Banyak gunanya ternyata (menjadi peserta)," ujarnya.
 
Hal senada disampaikan Mardiana (29), yang sehari- hari bekerja sebagai buruh tani. Memiliki dua anak yang masih kecil, Ia mengaku kerap dihantui rasa khawatir dengan masa depan anaknya apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat bekerja.
 
Lantaran hal itu, Mardiana yang sudah mengikuti sosialisasi pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan langsung mendaftar menjadi peserta. "Supaya terjamin klo ada apa-apa. Apalagi anak saya dua masih kecil-kecil," kata dia.
 
Dalam kesempatan itu, Direktur Perencanaan Strategis & TI BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono memperkenalkan empat program jaminan sosial ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), Jaminan Hari Tua(JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). 
 
"Saya ini anak petani, dan saya sadar risiko pekerjaan ini sangat besar. Jadi masyarakat diharapkan bisa mendaftar untuk empat program agar terlindungi dari risiko-risiko yang berpotensi muncul dikemudian hari," katanya.
 
Untuk program JKK, kata dia, jika peserta atau pekerja mengalami kecelakaan kerja maka BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan berupa pembiayaan perawatan di rumah sakit tanpa batasan. Selain itu, penghasilan pekerja juga dijamin selama masa perawatan hingga sembuh.
 
Sedangkan untuk program JKm, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan manfaat berupa uang tunai dan santunan, serta beasiswa kepada anak hingga jenjang perguruan tinggi jika pekerja meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
 
Sementara program JHT, setiap peserta akan menerima secara total uang yang jadi iuran ke BPJS Ketenagakerjaan berikut dengan dana pengembangannya. Terakhir program JP, program layaknya manfaat pensiun yang diterima oleh pegawai negeri sipil (PNS).
 
Tidak sampai disitu, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) seperti bantuan kepemilikan rumah serta program Co-Marketing berupa diskon atau potongan harga sejumlah produk di 500 merchant yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. 
 
 
 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats