Di Publish Pada Tanggal : Senin, 13 Agustus 2018 18:31 WIB

Gandeng Baznas, BPJS-TK Targetkan Cover 100 Ribu Pekerja Rentan

Jakarta, HanTer – BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan mampu menjaring bantuan bagi 100 ribu pekerja rentan di Indonesia hingga akhir 2018 ini. Bantuan tersebut berupa iurang kepesertaan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) BPJS Ketenagakerjaan. 

Hal itu disepakati dalam kerjasama antara dua lembaga ini yang ditandatangi langsung oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis dan Deputi Baznas, M. Arifin Purwakananta di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, Senin (13/8/2018).

“Kerjasama kami dengan Baznas ini adalah satu diantara upaya kami untuk dapat memberikan perlindungan kepada pekerja rentan yang kesehariannya berstatus sebagai pekerja, namun belum memikirkan atau bahkan belum mampu untuk memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E. Ilyas Lubis dalam kesempatan itu.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Ilyas mengatakan terdapat 28 juta pekerja rentan di Indonesia. Pekerja rentan ini masuk kategori bukan penerima upah (BPU) atau pekerja informal, seperti tukang ojek, buruh, dan pedagang asongan. Mereka, rentan terhadap risiko kerja, berupah kecil dan tidak memiliki jaminan sosial.

Hingga saat ini, ungkap Ilyas, BPJS Ketenagakerjaan telah mengcover 500 ribu pekerja rentan dari target 650 ribu pekerja rentan pada 2018 ini, melalui Program Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran). “Melalui kerja sama dengan Baznas ini, kita berharap semakin banyak pekerja rentan yang dapat terlindungi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Arifin Purwakananta menambahkan, pihaknya mengajak masyarakat ikut berderma untuk membantu pekerja yang rentan agar keluar dari garis kemiskinan dan risiko sosial, dengan mekanisme BPJS Ketenagakerjaan.

“kita ajak masyarakat dan donator utk membantu pekerja rentan ini. Tidak perlu memberi modal atau membiayai kehidupannya, tapi cukup utk membiaya iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, dan mereka akan mendapat jaminan agar tetap bias bekerja dan lepas dari kemiskinan,” katanya.

Penggalangan dana dilakukan di semua kanal yang dimiliki Baznas, dan BPJS TK, baik konvensional maupun digital, antara lain melalui website Baznas, situs crowdfunding kitabisa, situs e-commerce seperti tokopedia, blibli, shopee, lazada.

Selain itu Baznas juga menyiapkan penggalangan dana melalui financial technology, yaitu ovo dan go-pay serta fitur-fitur perbankan. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan pembayaran melalui kanal GN-Lingkaran, direct mail dan dan melalui Kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan seluruh Indonesia.

“Jika target 100 ribu ini tercapai, tahun depan kita tingkatkan jadi 200 ribu (pekerja rentan tercover),” imbuh dia.

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats