Di Publish Pada Tanggal : Senin, 30 Juli 2018 14:26 WIB

PKPU Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Jakarta, HanTer - PKPU Human Initiative telah mengirimkan bantuan tenaga dan logistik untuk para korban terdampak gempa 6,4 SR di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (29/7/2018).
 
Bantuan yang diberikan mulai dari menerjunkan tim rescue berbagai peralatannya, membuka posko "dapur air" yang menyediakan kebutuhan minum dan makanan ringan, serta mendistribusikan keperluan lainnya seperti tikar, karpet, selimut dan tenda.
 
Menurut Kepala Cabang PKPU HI Sumatera Utara, Mardi Sahendra, langkah awal yang dilakukan oleh Tim Kemanusiaan PKPU Human Initiative adalah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan bekerjasama dengan relawan lokal untuk menjalankan aksi bantuan. 
 
"Sampai hari ini (Senin, 30/7), tim kami masih berada di lokasi terdampak dan tempat-tempat pengungsian untuk memberikan berbagai bantuan." terang Mardi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
 
Kebutuhan saat ini yang sangat diperlukan adalah tenaga medis dan alat-alat kesehatan. Kebutuhan pasca gempa seperti perlengkapan tidur, makanan siap saji dan obat-obatan ringan sudah didistribusikan.
 
Sejumlah korban terdampak mengungsi ke Masjid "Karimah Muhammad Ali" sebuah Masjid yang dibangun atas bantuan dari donatur PKPU Human Initiative.
"Masjid yang pada Jum'at kemarin baru saja diresmikan kini menjadi posko gempa di Sembalun Lombok Timur," ungkap Mardi Sahendra.
 
Sementara Kepala Dinas Sosial Nusa Tenggara Barat Ahsanul Khalik menyebutkan jumlah korban terdampak gempa bumi 6,4 SR yang mengguncang Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa pada Minggu pagi sebanyak 500 kepala keluarga.
 
Ada tiga kecamatan yang terdampak terparah akibat gempa, yakni Kecamatan Sambelia dan Kecamatan Sembalun di Kabupaten Lombok Timur, serta Kecamatan Bayan di Lombok Utara.
 
Sementara itu untuk korban meninggal akibat gempa itu, hingga informasi terkini pada Minggu (29/7) pukul 20.00 WITA sudah mencapai 16 orang. Selain korban meninggal dunia, BPBD NTB juga menerima laporan sementara jumlah korban luka berat dan ringan di Kecamatan Sambelia, yang dirawat di lapangan Obel-Obel sebanyak 51 orang, Puskesmas Belanting 62 orang, dan Puskesmas Sambelia sembilan orang. Sedangkan di Kecamatan Sembalun, sebanyak 29 orang. Di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak lima orang mengalami luka berat, dan 41 korban luka ringan.
 
Untuk jumlah rumah yang rusak di Kabupaten Lombok Timur mencapai lebih dari 1.000 unit, baik rusak berat, sedang dan ringan. Sedangkan di Kabupaten Lombok Utara, sebanyak 41 rumah rusak berat, 74 rusak sedang, dan 148 rusak ringan.


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats