Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 06 Februari 2018 22:54 WIB

Warga Asmat Perlu Edukasi Terkait Gizi

Jakarta, HanTer - Kesadaran akan kesehatan di masyarakat Asmat Papua perlu ditingkatkan untuk menghindari kembali terjadinya kasus kejadian luar biasa (KLB) campak atau gizi buruk seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, kata salah satu dokter satuan tugas (satgas) kesehatan Asmat.

Dokter dari Satgas Kesehatan Asmat dari Tim Kesehatan Flying Health Care Kementerian Kesehatan dr. Lily Indriani Octovia, dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan masyarakat Asmat perlu didampingi lebih dulu untuk edukasi terkait asupan makanan bergizi.

"Untuk anak gizi buruk komplikasi mengajarkan makanan yang diresepkan untuk perbaikan gizi betul-betul masuk. Sekaligus pemantauan kepada para perawatnya agar mencatat ragam asupan makanan," jelas Lily.

Dokter yang berpraktik di RSCM Jakarta ini mengevaluasi pola pemantauan makanan penting karena rentan menimbulkan kematian. Sedangkan untuk penanganan gizi buruk berat, dimulai dengan membuatkan sistem pelayanan gizi terpadu, termasuk mengadakan poli gizi di runah sakit dan puskesmas.

 


(Ant/Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats