Di Publish Pada Tanggal : Senin, 22 Januari 2018 20:30 WIB

DPD PPNI Jakut Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Perawat

Jakarta, HanTer - Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Jakarta Utara periode 2017-2022 telah dilaksanakan di Balai Sudirman, komplek Perkantoran Pemda Jakarta Utara, Rabu (17/1/2018) kemarin.
 
Berbagai harapan dan keinginan yang perlu dicapai secara bersama-sama untuk mewujukan organisasi profesi yang dapat memberikan manfaat terbaik bagi anggota, pemerintah maupun masyarakat.
 
Ketua DPD PPNI Jakarta Utara periode 2017-2022 Maryanto mengatakan, melalui kepengurusan yang baru dilantik ini maka dapat meneruskan program kerja yang sudah ada. Karena saat ini masih banyak masalah yang perlu diambil solusinya secara cepat.
 
Apalagi keberadaan DPD PPNI Jakarta Utara sudah mulai dikenal masyarakat secara luas. Sehingga perlu adanya terobosan program baru untuk lebih mendekatkan ke masyarakat.
 
"Peningkatan kemampuan perawat juga menjadi sorotan untuk memberikan pelayanan terbaiknya. Oleh karenanya berbagai komponen masyarakat menghadiri acara pelantikan, menandakan keberadaan PPNI perlu diperhitungkan dengan organisasi profesi lainnya," papar Maryanto di Jakarta, Senin (22/1/2018).
 
Menurutnya, kesejahteraan perawat bagi anggotanya menjadi salah satu prioritas program kerjanya selain memberdayakan anggotanya.  Karena di Jakarta Utara masalah kesejahteraan perawat berbeda dengan daerah lain. jika di daerah lain ketuanya dikejar sama angotanya untuk mengatasi masalah penggajian tetapi di Jakarta Utara pengurus DPD PPNI justru mencari dan meminta data dari anggota yang merasa digaji karena belas kasihan atau dibawah UMP. 
 
Setelah terbentuk pengurus baru ini ada beberapa harapan Maryanto yang akan diperjuangkannya pada visi dan misi PPNI Jakarta Utara ke depan. “Jangka panjang, lebih harmonis lagi  dengan segala komponen, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan maupun lainnya termasuk pemerintah dan legislatif lebih intens untuk sama-sama memberikan solusi masalah di wilayah Jakarta Utara,” paparnya.
 
Mantan HMI itu akan menerapkan pesan yang disampaikan M.Taufik (anggota DPRD) mengenai pemberdayaan tenaga perawat saat memberikan sambutannya. "Kami akan menggarap daerah pesisir menjadi sorotan utama masalah kesehatan untuk digarap oleh perawat RW dan bidang pelayanan. Sedangkan untuk internal, kami akan meningkatkan kemampuan anggotanya diantaranya knowledge, attitude dan wawasan termasuk kebangsaan, karena kita pernah pendalaman wawasan bekerjasama dengan MPR RI melalui Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan,” katanya.
 
“Untuk masalah kesejahteraan, kita perlu menggandeng wilayah kota administrasi lainnya untuk saling bersinergi, dengan berkoordinasi ke tingkat provinsi/DPW terlebih dahulu, jadi tidak bisa langsung memberikan catatan kepada gubernur. Kita akan lakukan pendataan dari masing DPK (komisariat) tentang gaji yang diterima pada angka berapa dan angka yang menjadi nilai kesejahteraan bagi perawat, sampai hari ini belum ada datanya."
 
"Tentunya untuk periode kepengurusan ini, kita akan selesaikan masalah ini. Setelah nanti datanya sudah didapat baru kita dapat berkoordinasi dengan sudin kesehatan maupun ketenagakerjaan. Bilamana ada RS yang memberikan gaji yang tidak layak atau dibawah UMP, akan diberikan tindakan pencabutan izinnya sesuai arahan atau lampu hijau dari anggota DPRD tadi,” jelasnya.
 
Dalam kesempatan ini Maryanto juga memaparkan agar perawat untuk meningkatkan kualitasnya dengan cara menambah knowledge (pengetahuan), attitude (perilaku) dan wawasan kebangsaan. Ke depan pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan pihak lain seperti Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, DPRD dan stakeholder lainnya guna peningkatan yang lebih tinggi lagi bagi perawat yang ada di Jakarta Utara. 
 
"Jika ada RS yang memberikan upah kepada perawat dibawah UMP kita minta tidak diberikan izin operasional," tutupnya. 
 


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats