Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 15 Desember 2017 23:59 WIB

Mensos: Peran Pendamping Menentukan Keberhasilan PKH

Jakarta, HanTer - Kementerian Sosial (Kemensos) telah menambah jumlah pendamping sebanyak 17.115 orang guna memastikan perluasan bantuan sosial (bansos) pada 2018 berjalan dengan lancar.

"Peran pendamping sangat vital karena akan menentukan keberhasilan program PKH (Program Keluaga Harapan di masyarakat," ungkap Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi proses personalisasi di Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), Jakarta, kemarin.

Disamping itu, kata dia, saat ini pihaknya juga tengah mematangkan persiapan perluasan bansos PKH, bantuan sosial pangan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Persiapan yang dilakukan antara lain cleansing dan validasi calon penerima manfaat yang bersumber dari Basis Data Terpadu tahun 2015 oleh Kemensos, sementara penyiapan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Buku Tabungan, personalisasi KKS, isi rekening, distribusi dan aktivasi KKS oleh HIMBARA dan proses penyaluran bansos nontunai oleh penerima manfaat.

Ia mengatakan perluasan PKH dan BPNT dimulai pada Bulan Februari 2018. Perluasan BPNT menjadi 10 juta terbagi dalam empat tahap yakni Januari-Februari, April-Mei, Juli-Agustus, dan Oktober-November. Masing-masing penambahan sejumlah 2,5 juta KPM di tiap tahapan.

"Di tahap awal, perluasan BPNT dilaksanakan di 29 Kabupaten/Kota . Saat ini sudah berjalan di 44 kota. Dengan sasaran sebanyak 2.660.989 KPM. Targetnya di Bulan Oktober 2018 mampu mencapai 10 juta KPM," ungkapnya.

Khofifah mengungkapkan, BPNT secara bertahap dimulai Bulan Januari pada tanggal 25 dan selanjutnya dapat dicairkan setiap bulan pada tanggal 25. Setiap bulan KPM menerima Rp110.000 yang dapat ditukarkan beras dan telur.

Kementerian Sosial menargetkan proses personalisasi selesai di akhir Desember 2017. Dengan demikian, di awal Januari 2018 seluruh rekening KPM dapat segera terisi, sehingga awal Februari bisa dicairkan. Adapun kapasitas perso PNRI per hari mencapai 200 ribu.

"Proses personalisasi (perso) yaitu pencantuman data baik nama dan NIK peserta sudah dilakukan sejak 14 Desember 2017. Ini adalah fase penting guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu," imbuhnya.  

 


(Abe/Ck)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats