Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 02 Desember 2017 22:57 WIB

BMKG: Puncak Musim Hujan Januari-Februari 2018

Jakarta, HanTer - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana banjir dan tanah longsor karena puncak musim hujan baru akan terjadi pada Januari-Februari.


Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca bulan ini dan bulan depan, hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi.

"Beberapa hari lalu, kami memberikan peringatan dini kepada sejumlah wilayah, karena pada 25-26 November, kami menemukan adanya bibit-bibit siklon yang ada di Samudera Hindia, yang berdampak di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali adanya hujan ekstrem yang menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor. Hal ini sudah terjadi," kata Dwikorita, Sabtu (2/12/2017).

Ia meminta maaf kepada masyarakat, kondisi satu minggu terakhir bukan merupakan puncak musim hujan, karena berdasarkan data satelit dan radar BMKG yang tersebar di seluruh Indonesia, khususnya BMKG Yogyakarta, puncak musim hujan baru akan terjadi pada Januari-Februari.

"Kami mohon peringatan dini ini menjadikan kesiapsiagaan warga menghadapi berbagai potensi yang akan terjadi," imbau Dwikorita, seperti dilansir Antara.

Mantan Rektor UGM Yogyakarta ini mengatakan hal yang terpenting menghadapi potensi kondisi seperti prakiraan hanyalah kesiapsiagaan semua pihak, baik masyarakat, pemkab, pemda dan petugas di lapangan.

"Yang penting jangan panik, yang penting siap siaga untuk persoalan banjir, longsor dan angin ribut. Di Samudera Hindia, gelombang tinggi bisa mencapai empat hingga enam meter," katanya. 


(Abe/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats