Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 26 November 2017 08:31 WIB

Keberhasilan Nawacita Jokowi-Jk Versi Teater Usmar Ismail

Semarang, HanTer - Teater Usmar Ismail Universitas Negeri Semarang (Unnes) mementaskan pagelaran berjudul "Janji yang Terpatri" di Ruang 106 Gedung Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, Kampus Sekaran Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/11/2017) kemarin.

Ratusan penonton yang notabene adalah mahasiswa di sekitar FBS Unnes hadir dalam pementasan yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB itu.Pementasan berdurasi sekitar 1 jam tersebut disutradarai oleh Zaenudin, pegiat di kelompok teater yang telah berdiri sejak 2007 silam.

"Pementasan ini sekaligus sebagai pengenalan anggota, keluarga baru kami di Teater Usmar Ismail. Belum lama ini, kami telah lakukan latihan perdana dan hasil dari latihan, kami siapkan sebuah pementasan. Hasilnya adalah Janji yang Terpatri," kata Zaenudin.

Menurutnya, judul tersebut dipilih karena hasil diskusi internal.
Dalam diskusi tersebut, diputuskan untuk mengangkat sesuatu yang sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat umum. Dan yang menjadi fokus adalah di bidang infrastruktur.

"Dari berbagai hal, kami kemas secara sederhana dan tentu pula dibumbui melalui berbagai lelucon natural atau pada umumnya yang ada di kehidupan masyarakat. Dalam sebuah program apapun, tentu ada pro-kontra. Itu yang coba kami utarakan dalam bentuk pementasan," terangnya.

Terpisah, Imroatul Musfiroh, mahasiswi Sastra Indonesia FBS Unnes semester 1 tersebut mengapresiasi atas pementasan yang dilakukan Teater Usmar Ismail. Menurutnya, tema umum yang diangkat cukup berat. Tetapi kelompok itu dianggap mampu merangkum cerita secara sederhana.

"Jadi, kami yang menonton pun bisa memahami. Cukup jelas yang disampaikan secara keseluruhan dari apa yang mereka pentaskan. Antara satu dengan pemain lainnya pun mampu menyuguhkan guyonan menarik, kami tidak dibuat kaku saat melihatnya," ujar mahasiswi asal Kabupaten Pati itu.

Hal serupa juga diutarakan M Daud Muhtar, mahasiswa Sastra Indonesia FBS Unnes. Jika disimak, judul yang dipilih kelompok tersebut cukup sesuai dengan kondisi yang kerapkali diperdebatkan di berbagai kalangan masyarakat.

"Janji-janji yang disampaikan pemerintah, seyogyanya pula harus direalisasikan. Saya sebagai mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat Indonesia sepatutnya pula untuk bersama-sama mengawal, mengawasi, melontarkan kritik, maupun pendapatnya. Karena kami tidak butuh sekadar janji, tetapi juga bukti," tandas mahasiswa asal Karawang Jawa Barat itu.


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats