Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 12 September 2017 20:21 WIB

Ibunda Debora Akui Pihak RS Sigap Tangani Anaknya

Jakarta, HanTer - Henny Silalahi, orang tua Debora Simanjorang, mengakui bahwa RS Mitra Keluarga telah sigap dalam memberikan perawatan terhadap anaknnya selama di IGD. "Iya Tim Medis Sigap dalam menangani Debora selama di IGD," katanya dalam wawancara dengan salah satu stasiun tv swasta, Ahad (10/9/2017).
 
Menurut dia, dari awal  masuk IGD dokter jaga langsung memeriksa dan memberikan obat pengencer dahak. "Jadi Dokter jaga sudah melakukan tindakan dengan memeriksa dan memberikan obat, ujarnya.
 
Ia menambahkan dirinya juga disarankan agar anaknya dilakukan perawatan lanjutan ke ruang PICU.Demi keselamatan si buah hati,  Henny setuju untuk memasukkan anaknya ke PICU. Tetapi dengan mempertimbangkan biaya, Henny memutuskan untuk mengalihkan perawatan anaknya dengan menggunakan BPJS.
 
Namun, Kartu BPJS Kesehatan yang dimiliki tak bisa digunakan karena rumah sakit swasta itu tidak kerja sama.
 
Pengamat Masalah Kesehatan Marius Widjajarta menilai perlu menyorot peran BPJS terkait meregangnya nyawa Debora. Menurut Dia, dalam kasus ini menunjukkan bahwa layanan BPJS masih kacau.
 
"Menurut saya, BPJS kacau balau. Perbandingan dengan askes, di mana saat ada yang emerjensi, boleh memilih RS mana aja meski tidak masuk dalam askes, setelah stabil rujukannya ke RS yang masuk askes," ujar Marius.
 
Tidak hanya itu, di masa askes terdahulu, penanganan emerjensi, sudah dijamin sejak awal dengan kerjasama bersama pihak Dinkes. "Bayi debora sebenarnya bisa ditangani, nggak perlu sampai meninggal seperti ini. Harusnya, kasus emerjensi sudah ditanggung oleh dinkes sejak awal," paparnya.
 
Parahnya, pihak BPJS, lanjut dia, tidak segan menyalahkan pihak provider kesehatan yang memberi pelayanan terhadap pasien. "BPJS malah menyalahkan providernya, dokternya atau RS nya yang dianggap salah dan dianggap ada gratifikasi dari pihak provider itu. Padahal seharusnya standarnya BPJS yang sudah memberi jaminan pelayanan emerjensi sejak awal," kata dia.


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats