Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 31 Agustus 2017 20:15 WIB

Ombudsman Imbau RS Pajang Informasi Ketersediaan Kamar

Jakarta, HanTer - Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat meminta semua pengelola rumah sakit memajang informasi ketersediaan kamar dalam bentuk display yang bisa diakses oleh masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

"Hal ini mengacu pada Permenkes Nomor 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional tentang ruang rawat inap," kata Asisten Ombudsman RI Perwakilan Sumbar Rendra Catur Putra di Padang, Kamis (31/8/2017).

Ia menyampaikan hal itu pada fokus grup diskusi dengan tema Ketersediaan informasi dan pemenuhan hak fasilitas kamar perawatan peserta Jaminan Kesehatan Nasional pada rumah sakit yang dihadiri pemangku kepentingan terkait dari rumah sakit, dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan.

Menurutnya berdasarkan temuan di Bukittinggi dari tiga rumah sakit yang dipantau pada Mei 2017 baru dua rumah sakit yang memajang display informasi ketersediaan kamar. "Selama ini rumah sakit pasti sudah punya data ketersediaan kamar, namun hanya secara lisan, hal ini tidak cukup karena bisa menimbulkan tanda tanya," ujar dia. 

Ia mengatakan informasi tentang kamar harus diumumkan dengan jelas berapa jumlah kamar, berapa yang penuh dan berapa yang masih kosong lengkap dengan kelasnya. "Tujuannya untuk menghindari tudingan dari masyarakat adanya praktik jual beli kamar dan menepis pikiran buruk pasien saat kamar memang tidak ada," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, bagi rumah sakit yang melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) jika kamar rawat penuh maka pasien berhak dipindahkan ke kelas yang lebih tinggi selama tiga hari atau ke kelas yang lebih rendah. "Hal ini masih minim sosialisasi dari petugas dan banyak masyarakat yang belum tahu," ujarnya.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi MB Sjahjadi mengatakan pihaknya terus mendorong agar rumah sakit memberikan informasi hak fasilitas kamar. "Kalau rumah sakit punya sistem yang baik tinggal dipajang saja," kata dia.


(Abe/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats