Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 06 Agustus 2017 22:35 WIB

Hipertensi Dominasi Penyakit Jamaah Haji

Jakarta, HanTer - Hipertensi menjadi penyakit terbanyak yang dialami oleh para jamaah haji Indonesia, dengan kategori jamaah berisiko tinggi kesehatan.

Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dr Etik Retno Wiyati mengatakan, dari hasil pemeriksaan 40.558 jamaah haji dalam 100 kelompok terbang pertama, sebanyak 584 jamaah mengalami hipertensi yang sudah diderita selama bertahun-tahun.

Sementara, kata dia, peringkat kedua diduduki penyakit salesma sebanyak 237 jamaah. “Jumlah ini berasal dari pemeriksaan terhadap 27.361 orang atau 67,46 persen yang berisiko tinggi kesehatan,” kata Etik, dikutip keterangannya, Minggu (6/8/2017).

Menyikapi tingginya angka risiko tinggi jamaah haji tersebut, Etik mengajak kepada jamaah haji untuk menyiapkan kesehatan secara mental maupun fisik terutama bagi jamaah berisiko tinggi agar dapat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci dengan baik.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 10 jamaah haji Indonesia tercatat telah meninggal dunia di Madinah Al Munawwarah. Dikutip dari laman Kemenag, 10 jamaah haji yang meninggal tersebut semuanya mengalami gangguan pada jantung, mulai dari serangan jantung hingga memang memiliki riwayat penyakit jantung.

Sebelumnya, pemerintah telah menandai para jamaah haji yang berisiko tinggi ini dengan gelang penanda. Data Kementerian Kesehatan mencatat, proporsi jamaah di atas 60 tahun dengan penyakit yang ditandai gelang merah sebanyak 8.560 jamaah atau 31,28 persen, jamaah di bawah 60 tahun dengan penyakit ditandai dengan gelang kuning sebanyak 16.624 jamaah atau 60,76 persen, dan jamaah di atas 60 tahun tanpa penyakit ditandai dengan gelang hijau sebanyak 2.177 jemaah atau 7,96 persen.

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats