Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 23 Juli 2017 18:40 WIB

KPAI: Negara Wajib Lindungi Anak dari Pornografi

Jakarta, HanTer - Ketua Komisi Perlindungan Anak Asrorun Niam mengatakan negara harus melindungi anak dari pornofgrafi, radikalisme dan kejahatan berbasis dunia maya.

"Khusus pornografi merupakan kasus yangg perlu mendapatkan perhatian khusus. Data tahun 2016, anak korban pornografi mencapai 587. Hal ini menduduki rangking ke-3 setelah kasus anak berhadapan dengan hukum mencapai 1.314 kasus dan kasus anak dalam bidang keluarga 857 kasus," kata Asroun di Jakarta, Sabtu (23/7/2017).

Selain itu KPAI meminta pemerintah dan pemerintah daerah agar serius melakukan langkah-lanagkah radiikal untuk mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran anak. Apalagi dalam UU Pemerintahan Daerah, perlindungan anak merupakan kewenangan wajib pemerintah daerah.

Menurut dia, ada kemajuan dalam penyelenggaraan perlindungan anak, meski kasus pelanggaran anak dianggap cukup kompleks. Respon publik terhadap isu anak saat ini semakin baik, namun belum sepenuhnya senafas dengan semangat perlindungan anak.
 


(Abe/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats