Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 20 Juli 2017 20:29 WIB

Pemberantasan Radikalisme dan Ektrimisme Salahsatu Poin Pertemuan AMMY X dan AMMY +3

Jakarta, HanTer - Bahaya radikalisme yang sekarang menyasar ke pemuda menjadi salah satu poin kesepakatan dalam pertemuan ASEAN Ministerial Meeting on Youth 10th (AMMY X) dan ASEAN Ministerial Meeting on Youth +3 (AMMY +3) yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (20/7/2017). 
 
Pasca pertemuan tersebut, dihadapan para wartawan, Menpora Imam Nahrawi mengatakan bahwa paham radikalisme saat ini masuk ke dalam ruang pemuda, bukan hanya di Indonesia namun juga negara ASEAN lainnya. 
 
"Pada salahsatu poin, tepatnya poin ke tujuh berbicara mengenai radikalisme. Yang isinya, kami mendorong pemuda ASEAN untuk berperan lebih aktif dalam membantu pemberantasan radikalisme, ektrimisme dan pembangunan serta pengembangan pluralisme melalui inisiatif ASEAN, seperti inisiatif ASCC mengenai budaya pencegahan sebagai sarana untuk mewujudkan masyarakat ASEAN yang damai, tangguh, sejahtera terutama pemudanya," terang Menpora Imam Nahrawi saat memimpin konferensi pertemuan para Menteri Pemuda se-ASEAN itu.
 
Dalam urusan ini, Indonesia memang harus berada di depan, karena sejatinya toleransi beragama sangat penting. Selai itu, Indonesia memiliki penduduk yang multiagama, multisuku, multikultural yang bisa menjadi cermin bagi negara-negara lainnya. 
 
"Saya yakin saat ini radikalisme dan terorisme menjadi ancaman besar di semua negara dan ini yang harus kita waspadai. Hasil pertemuan ini juga nanti ditindak lanjuti dengan melakukan dialog antar agama di negara ASEAN," tambah politisi asal PKB itu. 
 
Dalam pertemuan tersebut, melihat antusiasme, keseriusan serta semangat yang tinggi dari setiap negara ASEAN, Menteri yang akrab disapa Cak Imam itu memastikan bahwa hasil kesepakatan ini tidak akan selesai setelah kegiatan pertemuan berakhir. Nantinya, dia memastikan bahwa hasil kesepakatan bakal ditindaklanjuti. 
 
Bukan hanya dalam radikalsime, tapi soal perkembangan kewirausahan pemuda juga. Salah satunya adalah soal kewirausahaan muda di bidang elektronik. Tuan urumahnya nanti adalah Singapura. Kemudian tindak lanjut soal dialog antaragama yang akan ditindaklanjuti pertemuannya oleh Brunei Darussalam. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats