Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 15 Juni 2017 16:36 WIB

Giliaran MPII Ragukan Kehalalan Paha Ayam Beku dari AS

Jakarta, HanTer - Rencana impor paha ayam beku terus menuai kritik dari sejumlah kalangan khususnya ormas Islam. Maklum mereka khawatir proses pemotongan ayam dari Amerika Serikat tidak sesuai ketentuan agama Islam.
 
Setelah Kaukus Pemuda Islam Indonesia (KPII), kali ini giliran Majelis Pemuda Islam Indonesia (MPII) Jawa Barat yang melakukan penolakan impor paha ayam beku.
 
MPII menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan makanan yang dikonsumsi masyarakat harus memiliki label halal. Pernyataan penolakan itu diungkapkan Ketua Pengurus Wilayah MPII Jawa Barat, Chappy Aprianto.
 
Menurut Chappy, pemerintah tidak boleh kecolongan dengan impor paha ayam beku asal Amerika Serikat (AS). Sebab, jika benar proses pemotongan ayam di Negeri Paman SAM tidak sesuai ketentuan agama Islam, maka dampaknya sangat vatal bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas pemeluk agama Islam.
 
"Negara ini mayoritas penduduknya beragama Islam. Jika tidak memiliki label halal, kami khawatir masyarakat akan mengkonsumsi makanan yang tidak sesuai syariat agama. Dan itu hukumnya haram," kata Chappy Aprianto di Bandung Jawa Barat, Kamis, (15/6/2017).
 
Ia mengaku pihaknya tidak merisaukan jika importir mendatangkan daging ayam dari negara mana saja. Namun, ketentuan label halal mutlak harus dipenuhi "Sebagai ormas kepemudaan Islam, kami merasa terpanggil untuk mengkritisi rencana ini guna memastikan setiap makanan seperti daging yang impor telah melewati proses pemotongan sesuai ketentuan Islam," lanjut Chappy.
 
Chappy menambahkan, jika rencana impor tetap dipaksakan dengan mengabaikan aspek kehalalan dari produk daging ayam tersebut, MPII tidak segan-segan akan menurunkan massa dalam jumlah besar untuk menggagalkan rencana ini.
 
"Bagi kami ini permasalahan yang sangat serius, karena terkait dengan kebutuhan masyarakat. Jika himbuan kami tidak digubris, kami akan menurunkan masa aksi dalam jumlah besar agar rencana import ini urung dilakukan," papar Chappy.
 
Chappy pun menghimbau organisasi Islam lainnya untuk turut memantau kebijakan yang tidak populis untuk kepentingan umat Islam ini. "Ya, sebenarnya kami yakin tidak diminta pun ormas-ormas keagamaan lainnya akan ikut mengawasi kebijakan impor daging ayam ini," pungkasnya.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats