Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 18 Mei 2017 19:55 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan, PBNU Luncurkan Program Bersih-Bersih Masjid Berkah

Jakarta, HanTer - Bertempat di Masjid An-Nahdlah Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017), PBNU meluncuran kegiatan Bersih-Bersih Masjid Berkah (BBM Berkah) jelang datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh perwakilan pengurus masjid dari berbagai daerah seperti Bandung, Bogor, Bekasi, Tangerang, Banten, dan DKI Jakarta. 
 
Dalam kesempatan itu, Ketua PBNU Bidang Dakwah dan Takmir Masjid, KH Abdul Manan Ghani mengatakan bahwa dari 800 ribu masjid yang ada di Indonesia, 80 persennya adalah masjid NU. Ia berharap Masjid-Masjid tersebut dapat dimaksimalisasi fungsinya baik untuk dakwah maupun Ibadah. 
 
KH Abdul Manan Ghani berharap dengan diadakannya program BBM Berkah yang akan dilakukan secara serentak mulai 19 hingga 25 Mei 2017 tersebut, nantinya Masjid akan dapat membangkitkan ekonomi umat dan juga bisa menyapa umat lebih dekat. Menurutnya, hal ini sesuai dengan Pesan Sunan Gunung Jati, yaitu bahwa Ia menitipkan masjid dengan memberdayakan fakir miskin. "Jadi dari miskin harus berdaya, jangan miskin terus," tegasnya.
 
Kegiatan BBM berkah di Ibukota Jakarta, lanjutnya, akan melibatkan sekitar 100 masjid yang akan dibersihkan tim PBNU. Kegiatan ini juga diharapkannya dapat menjadi motivasi dan semangat pengurus PWNU dan PCNU untuk melakukan kegiatan serupa.
 
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan BBM, Ali Sobirin mengatakan bahwa sebenarnya kegiatan yang ditujukan untuk menghidupkan kembali Masjid tersebut sudah pernah dilakukan sejak akhir 2013. Namun pada tahun ini diluncurkan bersamaan secara nasional.
 
Oleh karena itu, Ali Shobirin yang juga Wakil Sekretaris Lembaga Ta`mir Masjid (LTM) PBNU ini mengajak seluruh ummat Muslim untuk ikut andil berpartisasi dalam kegiatan ini. Kegiatan BBM bisa dilakukan seperti membersihkan alas atau karpet di masjid, membersihkan dan mengelap kaca Masjid, membersihkan mimbar, dan membersihkan tempat wudlu ataupun WC.
 
Pria yang juga sebagai Wakil Sekretaris LTM PBNU ini mengatakan, PBNU mengadakan kegiatan tersebut lantaran saat ini di masyarakat sedang terjadi anomali budaya yang luar biasa. Di satu sisi semangat keberagamaan masyarakat meningkat, namun pada saat yang sama nilai-nilai prinsipil keagamaan terkesampingkan. "Satu sisi semangat membangun masjid megah begitu luar biasa, namun pada saat yang sama masjidnya sepi-sepi saja," ujarnya.
 
Ia menambahkan, sepinya masjid-masjid dari para pemuda tersebut terjadi lantaran faktor eksternal dan internal dari masjid itu sendiri. Secara eksternal, tutur ali Sobirin, daya tarik di luar masjid terlalu kuat dan luar biasa. Pasalnya, saat ini para pemuda banyak ditawarkan dengan beragam kreasi kebebasan dan kesenangan dengan aneka bentuk dan intensinya. 
 
Sementara, pada saat yang sama, secara internal masjid terkesan dan kaku dan jumud bagi kepentingan ekspresi pemuda. "Kepentingan jiwa muda yang ekspresif dan petualang belum terakomodir oleh ideologi dan sistem manajemen kemasjidan sekarang. Masjid-masjid menjadi incaran strategis bagi persemaian paham yang anti Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945," ucapnya.
 
Untuk itu, ia mengajak kepada masyarakat khususnya warga NU untuk melakukan program BBM Berkah ini menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan. "Pada kesempatan ini, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama, LTM-PBNU mengajak segenap warga Nahdliyyin, struktural dan kultural, untuk bergerak bersama-sama melakukan aksi," kata Sobirin.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats