Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 20 April 2017 21:05 WIB

Crownfunding, Bantuan Iur Berbasis Donasi bagi Peserta JKN

Jakarta, HanTer – BPJS Kesehatan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk menjalankan creative funding melalui program crowdfunding atau urun dana berbasis donasi. Sasarannya, adalah membantu pasien yang menunggak iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam melunasi tagihannya.

“Melalui program crowdfunding ini diharapkan dapat membantu peserta JKN-KIS yang kemampuan untuk membayar iurannya tergolong rendah dan tidak dapat ditanggung oleh Pemerintah,” kata Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso dalam diskusi media, di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Dijelaskan Kemal, yang bisa mendapatkan program crowdfunding adalah peserta program JKN-KIS yang tergolong sebagai mustahik dengan kategori peserta di kelas yang menunggak selama minimal 3 (tiga) bulan, dengan iuran per bulan sebesar Rp25.500 per peserta. “Ini yang akan ditanggung oleh Baznas kepada BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, iuran peserta penerima program tersebut juga akan dibayarkan selama 12 bulan ke depan. “Harapannya peserta bisa kembali produktif dan bisa kembali melanjutkan pembayaran iuran secara gotong royong,” katanya.

Ditempat yang sama, Direktur Baznas, Arifin Purwakananta menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp7 miliar dari masyarakat untuk membantu pembiayaan iuran peserta BPJS Kesehatan yang tidak mampu.

Ia optimistis target tersebut bisa tercapai, lantaran dewasa ini semakin banyak kalangan dermawan yang membantu masyarakat yang tidak mampu saat sakit. Bantuannya pun tidak kecil. Tetapi, dengan program crowdfunding, orang bisa membantu yang sakit dengan biaya kecil.

"Kalau bisa selesaikan 10 persen masalah lewat donasi saja, kita berharap inginkan dana terhimpun Rp70 miliar, tapi sebagai awalan kita targetkan Rp7 miliar, kalau responnya positif akan ditingkatkan kedepannya," kata Arifin.

Kepala Grup Keuangan BPJS Kesehatan Heru Chandra menambahkan, sekitar 40 persen peserta kelas tiga BPJS Kesehatan menunggak membayar iuran dikarenakan tidak mampu. Oleh karena itu BPJS Kesehatan melakukan inovasi dengan membuka jaringan dan kerja sama dengan lembaga dan organisasi lain untuk membantu membiayai iuran peserta yang menunggak karena tidak mampu membayar. 
 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats