Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 28 Februari 2017 22:05 WIB

Mensos: Perlu Intervensi Strategis Atasi Ketimpangan

Jakarta, HanTer - Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa mengatakan, perlunya intervensi dari semua pihak untuk mengurangi ketimpangan ekonomi yang terjadi dalam masyarakat.
 
"Perlu intervensi secara strategis karena kalau dari APBN saja tidak memungkinkan, begitu juga dengan pemerintah daerah perlu 'sharing' APBD," kata Mensos di Jakarta, Selasa (28/2/2017).
 
Ia mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengintegrasikan berbagai bantuan sosial dalam satu kartu yang dinamakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sehingga memastikan keluarga miskin sebagai penerima manfaat betul-betul dapat keluar dari kemiskinannya.
 
Dengan intervensi program yang diintegrasikan, masing-masing pihak, baik swasta maupun pemda dapat fokus dalam penanganan kemiskinan melalui satu kartu tersebut.
 
Pengintegrasian program yang sudah dilakukan Kementerian Sosial saat ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dengan bantuan pangan yaitu di 44 kota, dan 11 di antaranya juga sudah terintegrasi dengan program subsidi elpiji tiga kilogram.
 
Begitu juga dengan masyarakat di daerah pesisir nantinya bisa diintegrasikan dengan program di Kementerian Kelautan dan Perikanan, tambah Khofifah."Jika ini sudah terintegrasi maka akan memunculkan kemandirian mereka," ujar Khofifah.
 
Saat ini pemerintah telah melakukan penyaluran bantuan PKH secara non tunai lewat sistem perbankan yang menjangkau tiga juta dari total enam juta KPM PKH pada 2017.
 
Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Eni V Pangabean mengatakan meski pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup tinggi, namun gini ratio juga menunjukkan peningkatan. "Sejak 1999 perkembangan indeks gini menunjukkan peningkatan bahkan sejak 2011 stagnan di kisaran 0,4," tutur Eni.
 
Namun, pada 2016 indeks gini mengalami penurunan dari 0,41 (2015) menjadi 0,394 (September 2016) hal ini didorong oleh beberapa faktor salah satunya bantuan sosial. 
 


(Abe/Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats