Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 06 Oktober 2016 09:40 WIB

Kena Serangan Stroke, Segera Larikan ke Rumah Sakit

Jakarta, Hanter - Dokter spesialis saraf di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang Peter Gunawan mengatakan, penyakit stroke penyebab kematian dan disabilitas nomor satu di Indonesia.

“Seseorang yang terkena serangan stroke harus segera dilarikan ke rumah sakit sekecil apapun serangannya. Ini dilakukan untuk mencegah stroke merusak organ tubuh lain,” kata Peter saat berbicara di Media Gathering yang diselenggarakan Siloam Hospital di TB Simatupang, Jakarta, Rabu (5/10).
Menurutnya, untuk mencegah kematian atau kelumpuhan akibat stroke ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai.

Peter mengemukakan, di Amerika ada kampanye bertajuk Fast yang sedang digalakan untuk mengenali gejala stroke. Kampanye Fast ini dinilai cukup berhasil dan sekarang sedang di terapkan di Indonesia. "Fast itu singkatan dari Face, Arm, Speech and Time," katanya.

Menurutnya, orang yang mengalami serangan stroke bisa terlihat dari wajahnya yang mencong, lengan tangannya biasanya lemas sebelah dan bicaranya berubah menjadi cadel secara tiba-tiba. Jika salah satu atau beberapa gejala tersebut muncul, Peter menyarankan untuk segera membawanya ke rumah sakit.

"Sebab T yang terakhir itu artinya time, stroke itu berpacu dengan waktu jadi kalau tidak sesegera mungkin di tangani akan berakibat buruk," ujarnya.

Peter menjelaskan, stroke umumnya ada dua jenis. Pertama karena penyumbatan pembuluh darah ke otak dan yang kedua akibat pecahnya pembuluh darah. Keduanya perlu segera ditangani.

"Dalam kasus serangan stroke istilah waktu berarti uang tak berlaku, yang berlaku waktu adalah otak atau time is brain, sebab jika terlambat stroke dapat merusak jaringan otak yang berbahaya bagi seseorang," katanya.

“Rumah sakit Siloam TB Simatupang merupakan salah satu rumah sakit yang melayani dan memiliki fasilitas ruang khusus bagi penderita stroke (STROKE UNIT),” kata Anastasia Hermawan, Head of Marketing Department Siloam Hospitals Simatupang.


(Akbar)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats