Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 24 Januari 2016 14:17 WIB

Kampung Keluarga Berencana, Revolusi Mental Berbasis Keluarga

Pekalongan, HanTer-Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), akan membentuk Kampung Keluarga Berencana (KB) sebagai pengembangan dari Program Revolusi Mental yang diluncurkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera BPMP2AKB Kota Pekalongan, Eny Sulistyowati, mengatakan, pembangunan Kampung KB karena revolusi mental menggunakan basis keluarga untuk pembangunan karakter bangsa.

"Program Kampung KB merupakan revolusi mental berbasis keluarga. Program ini akan dimasukkan ke anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN)," kata Eny di Pekalongan, seperti dikutip Antara, Minggu (24/1/2016).

Menurutnya, mengenai pembentukan Kampung KB ini, Pemkot memilih Kelurahan Bandengan karena tingkat keikutsertaan pada program KB masih rendah serta berada di kawasan kumuh. "Kami berharap Kampung KB akan menurunkan angka kelahiran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Dia menyebutkan realisasi target pencapaian peserta program KB pada 2015 sebanyak 6.250 akseptor telah melampaui. "Dari target peserta 6.250 akseptor telah tercapai 113,06 persen atau mencapai sekitar 7.066 akseptor KB," tambahnya.

Dia mengungkapkan para peserta akseptor KB ini terdiri atas KB suntik sebanyak 3.837 orang, pil (1.197), implant (642), IUD (625), dan penggunaan kondom (533), MOW (222), serta MOP (10). "Berdasarkan data, jumlah peserta aktif KB mencapai sekitar 37 ribu orang," tukasnya.


(adt)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats