Di Publish Pada Tanggal : Senin, 07 Agustus 2017 19:09 WIB

Himbauan Adi Kurnia, Pedagang Hewan Kurban Jangan Rusak Fasilitas Publik

Google News - harianterbit.com

Jakarta, HanTer - Tiga pekan menjelang Idul Adha, wilayah Jakarta Timur masih sepi dari pedagang hewan kurban. Diperkirakan, pedagang hewan kurban bermunculan pada H-10 sampai H-7 sebelum hari raya. 
 
Meski demikian, Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur, Adi Kurnia Setiadi mengingatkan para pedagang hewan kurban tidak merusak fasilitas umum, seperti taman maupun trotoar.
 
Menurut Adi, kebijakan Gubernur DKI Jakarta untuk melarang pedagang di jalur hijau sudah tepat. 
 
Karena berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, para pedagang sering kali tidak menjaga kebersihan dan keindahan taman. Setelah selesai berjualan, taman menjadi kotor dan rusak. 
 
"Kalau berjualan di tempat yang tidak mengganggu ya engga apa-apa," kata Adi, Senin (7/8/2017).
 
Disisi lain, lanjut Adi, untuk memastikan kesehatan hewan kurban benar-benar terbebas dari penyakit berbahaya dan proses pemotongannya berjalan sesuai dengan kaidah ajaran Islam, Pemkot Jakarta Timur diminta melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
 
"Hewan kurban yang dijual harus diperiksa kesehatannya. Mulai sebelum hingga setelah dipotong. Warga juga harus diarahkan tata cara pemotongan hewan kurban yang benar, sesuai dengan kaidah ajaran agama Islam," pungkas Adi.

(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus