Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 29 Juni 2017 17:37 WIB

Inilah Nasihat Emas Berpisah dengan Ramadhan

Google News - harianterbit.com

Jakarta, HanTer - Tak terasa sudah lima hari kita berpisah dengan Ramadhan. Ada yang merasa biasa saja, galau bahkan sedih. Lantaran, belum tentu tahun depan bisa ketemu lagi dengan tamu agung ini. 
 
Nah, ini ada nasihat bijak yang bisa kita cerna dari seorang Syaikh Shalih Al Fauzan:  
 
_(Semoga Allah menjaga beliau dengan segala kebaikan)_
 
Menasihati kita :
 
Meski telah berakhir bulan Ramadhan, *maka hak Allah tidak berakhir, kecuali dengan kematian.*
 
*"Dan sembahlah Rabbmu hingga mendatangimu kematian."*
_________
📖 QS. Al Hijr : 99
 
Allah adalah Rabb Ramadhan,..
Rabb Syawwal,..
Rabb seluruh bulan,..
maka bertakwalah kalian dalam setiap bulan.
 
Peliharalah agama kalian.. 
Peliharalah agama kalian..
Peliharalah agama kalian, 
dalam seluruh hidup kalian.. 
 
Karena itulah modal kalian di hadapan Allah subhanahu wa ta ala dan itu adalah keselamatan kalian dari neraka.
 
_*Maka peliharalah agama kalian dan pegang teguhlah pada setiap bulan dan waktu.*_
 
Bulan Ramadhan dilanjutkan dengan syukur, istighfar, serta kegembiraan dengan keutamaan Allah.
 
Dia yang telah memberi kita kesempatan untuk puasa dan salat padanya. Kita gembira dengan nikmat ini.
 
*Kita tidak gembira dengan selesainya bulan!* 
 
Kita gembira karena kita bisa menyempurnakannya dengan beribadah kepada Allah. 
Karena inilah kita bergembira.
 
*"Katakanlah dengan keutamaan Allah dan rahmat-Nya. Dengan itulah hendaknya kalian bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan."*
_________
📖 QS. Yunus : 68
 
Waspada kalian dari banyak kesia-siaan, permainan dan lalai, serta berpaling dari ketaatan kepada Allah.
 
Karena setan semangat untuk mengugurkan amalan kalian dan menghapus apa yang telah kalian lakukan dari kebaikan.
 
Setan menghiasi sebagian manusia, jika selesai Ramadhan, dia menjadi bebas, merdeka, seolah dia keluar dari penjara.
 
Maka dia pun memuaskan dirinya dalam kesia-siaan, permainan, dan kelalaian, serta menyia-nyiakan salat, juga kemungkaran lainnya.
 
Jangan-jangan kalian mengurai apa yang telah kalian tenun. Seperti orang yang mengurai tenunannya, setelah kuat, menjadi tercerai berai.
 
Bertakwalah kalian, hamba Allah! 
Pelihara apa yang telah kalian amalkan dari amalan saleh.
 
*Bertobatlah kpd Allah dari kekurangan dan kesalahan kalian. Karena Allah mengampuni siapa yang bertobat kepada-Nya.*
 
⬛ Alih Bahasa Oleh *Tashfiyah*
 

(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus