Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 29 Juni 2017 15:17 WIB

Tata Cara & Keutamaan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Google News - harianterbit.com

Jakarta, HanTer - Setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, selanjutnya umat Islam dianjurkan untuk melakukan peningkatan dalam hal amal ibadah. Salah satunya dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal.
 
Puasa Syawal, memiliki keistimewaan yang sangt luar biasa. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
 
_*مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ*
 
*“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal,*
*maka dia berpuasa seperti setahun penuh.”*
 
(HR. Muslim no. 1164).
 
_Rasulullah SAW mengatakan, bagi yang berpuasa Ramadhan dengan sempurna lantas mengikutkan puasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia akan mendapatkan pahala puasa setahun penuh._ *Masya Allah.*
 
*Berikut tata cara Puasa Sunnah Syawal :
 
1. _Puasa ilakukan selama 6 (enam) hari._
 
2. _Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fitri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal._
 
3. _Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan. Usahakan untuk menunaikan qodho’ puasa terlebih dahulu mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh._
 
4. _Boleh melakukan Puasa Syawal pada hari Jumat dan hari Sabtu._
 
_Marilah kita  memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya, mari berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan Allah, dan saling berbagi pengetahuan dalam hal ibadah sunah yang dianjurkan.. 
 
_*أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ*_
 
_*وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*_

(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus