Di Publish Pada Tanggal : Senin, 24 April 2017 19:51 WIB

Bikin Nangis, Bagaimana Pengorbanan Khodijah kepada Nabi Muhammad SAW

Google News - harianterbit.com

Jakarta, HanTer - Seluruh kekayaaan Khodijah RA telah diserahkan pd suaminya yaitu Nabi  Muhammad saw utk perjuangan Agama Islam. Dua pertiga kekayaan Kota Makkah adalah milik Khodijah, tp ketika Khodijah wafat, tdk ada kain kafan yg digunakan utk menutupi  jasadnya,  bahkan pakaian yg digunakan Kodijah saat itu adalah pakaian yg sangat kumuh dgn 83 tambalan, diantaranya ditambal dgn kulit kayu.
 
Dikisahkan, suatu ketika Nabi Muhammad pulang dari dakwah, saat masuk Rumah, Khodijah berdiri hendak menyambut, Nabi saw berkata : “Wahai Khodijah tetaplah ditempatmu” waktu itu Khodijah sdg menyusui Fatimah.
 
Begitu besar pengorbanan Nabi saw & Khodijah utk agama ini, sehingga saat ini kita mengenal Rabbul alamin, mengenal sholat, mengenal Alloh yg Haq.Seluruh harta kekayaan mereka telah habis.
 
Ketika Khodijah tengah menyusui Fatimah, tiba-tiba Nabi sholallohu a'lihi Wasallam mengambil Fatimah lalu diletakkan ditempat tidur kemudian Nabi saw berbaring dipangkuan Khodijah, karena rasa lelah yg sangat ..dlm menyampaikan dakwah kpd manusia, dgn menghadapi cacian makian & fitnah dari manusia ketika itu) Nabi tertidur di pangkuan Khodijah. 
 
Ketika itulah khodijah membelai kepala Rasulullah dgn belaian kasih sayang. Tak terasa air mata Khodijah menetes di pipi Nabi sholallohu a'lihi Wasallam yg membuat Nabi sholallohu a'lihi Wasallam terbangun. “Wahai Khodijah, kenapa menangis?  Apakah engkau menyesal menikah denganku, engkau wanita yg sangat terhormat, mulia dan hartawan.... tapi sekarang engkau telah di hina orang, semua menjauhimu, sluruh harta kekayaanmu habis, apakah engkau menyesal wahai Khodijah?”.
 
Khodijah menjawab : “wahai Suamiku, wahai Nabi ALLAH...bukan itu yg aku tangisi, aku memiliki kemuliaan tp seluruh kemuliaan itu aku serahkan kepada ALLAH & Rosul-Nya. Dulu aku punya kebangsawanan tapi kebangsawanan itu pun aku serahkan utk Allah & Rosul-Nya, aku memilki harta kekayaan, tapi seluruh harta kekayaan itu pun aku serahkan untuk ALLAH & Rosul-Nya. Wahai Rosulullah, sekarang aku tak memiliki apa² lagi, tapi engkau  terus memperjuangkan agama ini, sekiranya aku meninggal nanti sdg perjuanganmu blm usai & engkau hendak menyeberangi lautan atau sebuah sungai, sdang engkau tdk memiliki rakit atau jembatan, maka galilah lubang kuburku & ambillah tulang²ku, jadikanlah sbg pegangan utk menyeberanginya dlm rangka menyampaikan risalah-Nya. Ingatkan mereka akan kebesaran Allah, ingatkan mereka kpd yg Haq,  ajak mereka kpd Islam”
 
Seorang Nabi yg agung dgn seorang istri yg agung pula, kemudian mereka berpelukan & menangis memikirkan agama ini. Islam sampai dikehidupan kita, Islam masuk di rmh² kita, Islam masuk ke dlm hati kita, bukan krn dibawa  burung, bukan pula dibawa angin, bukan  jg dibawa oleh air sungai yg  mengalir.
 
Agama Islam sampai pd kehidupan kita krn dibawa dgn segenap pengorbanan Rosulullah & para sahabatnya,dibawa dgn pengorbanan janda² para sahabat, dibawa dengan pengorbanan oleh yatim² para sahabat.

(Romi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus