Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 10 Agustus 2016 11:41 WIB

Kebiasaan Rasulullah Sebelum Tidur

Google News - harianterbit.com

Sungguh bersyukur umat Islam dalam kehidupan sehari-harinya. Tak ada yang luput dari petunjuk serta contoh dari Rasulullah  mulai dari hal-hal yang sederhana seperti soal makan sampai soal ibadah wajib sejak bangun tidur, sampai akan pergi tidur sehingga hidup bernilai ibadah dan  bermanfaat.

Tidur itu seperti mati untuk sementara karena semua yang ada pada kita tak diingat dan ditinggalkan. Kematian bisa datang setiap saat. Karenanya seorang hamba Allah yang beriman akan senantiasa siap menghadapi kematian dengan berbekal takwa dan ketaatan karena dalam keadaan tidurpun kematian  bisa datang.

Agar tidur kita bernilai ibadah maka hendaklah tidur mengikuti perilaku Rasulullah sehingga  ketika dalam keadaan tidur dijemput malaikat setidaknya telah melakukan apa yang dicontohkan Rasulullah.

Hanya saja ada yang sering  luput dari perhatian yakni muhasabah, merenung sejenak atau mengisi catatan harian  sebelum tidur  menelisik kebaikan dan keburukan yang telah kita lakukan seharian. Manakala ada kebaikan yang kita lakukan maka bersyukur  kepada Allah, dan berharap dapat melakukan kebaikan lagi dan manakala ada keburukan yang kita lakukan  bersegera memohon ampunan dari Allah dan berjanji tidak mengulanginya lagi.

Rasulullah mengajarkan  berdoa berserah diri kepada Allah sebelum tidur dengan membaca: Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut (dengan namaMu ya Allah aku hidup, dan dengan NamaMu aku mati).

Beliau  mengajarkan seperti itu karena kita tidak tahu apakah esok masih bisa bangun kembali  atau  tidak.

Selanjutnya ketika masih bisa  bangun setelah tidur, sebagai rasa syukur kita diajarkan  Rasulullah  berdoa: Alhamdulillaahilladzi ahyaana ba’damaa amaatana wa ilaihi nusyur (segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali sesudah kematianku, dan kepadaNyalah aku kembali).
 
Kebiasaan Rasulullah sebelum tidur atara lain: berwudlu maksudnya apabila mati dalam keadaan suci, menebah pada alas tempat tidur, tidur miring ke kanan bertumpu pada bagian kanan badan, berdo’a, membaca  Al Ikhlas, Al Falak danAn Nas ditiupkan pada kedua telapak tangan diusapkan pada muka, lengan, kaki dan bagian tubuh yang terjangkau, membaca ayat Kursi,  tiga ayat terakhir  Surat Al Baqarah, surat Al Mulk.

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh/Harian Terbit)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus