Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 09 Agustus 2016 11:50 WIB

Menyembunyikan Amal Kebaikan

Google News - harianterbit.com

Menyembuyikan amalan sholeh adalah sikap yang terpuji, tapi mampukah kita menyembunyikan setiap amalan baik kita agar siapapun tak mengetahuinya?  Sungguh tidak mudah melakukannya karena manusia merupakan makhluk yang suka dan ingin dipuji, dihargai dan dihormati.

Salah satu tujuan utama dalam beramal adalah mendapat pahala dari Allah dengan cara ikhlas hanya semata mengharapkan ridho Allah. Kita harus berusaha menyembunyikan amalan baik sebagaimana kita ingin menyembunyikan setiap keburukan yang kita lakukan. Kita hanya  ingin mendapatkan penilaian Allah bukan untuk mengharapkan penilaian manusia.

Untuk ikhlas memang tidak mudah karena setan akan senantiasa menggoda manusia agar kita lalai.  Rasulullah bersabda: "Barang siapa diantara kalian yang mampu untuk memiliki amal sholeh yang tersembunyikan maka lakukanlah!

Lebih baik menganggap remeh amal yang telah diperbuat agar dapat menjaga hati dari rasa kagum pada diri sendiri. Orang yang mendapat taufik adalah orang yang tidak terpengaruh dengan pujian orang.

Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Kaum muslimin mengetahui bahwa amalan yang tersembunyi itu lebih baik. Akan tetapi amalan tersebut kadang boleh ditampakkan jika ada faedah.”

Yang pantas menampakkan amalan semacam ini agar bisa sebagai contoh atau uswah bagi orang lain adalah amalan para Nabi, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab: 21).

Tentang menyembunyikan amalan baik Imam Syafi’i berkata, “Barangsiapa  menginginkan agar Allah membuka mata hatinya maka ia harus meninggalkan perkataan yang sia-sia, menjauhkan maksiat, menyembunyikan perbuatan baiknya hingga hanya dia dan Allah yang mngetahuinya.

Menyembunyikan amal sholeh akan menjadikan seseorang bahagia, karena meskipun tidak ada orang yang menghormatinya namun meyakini Allah mengetahuinya. Menyembunyikan amal sholeh dapat menjauhkan penyakit riya dan sum'ah (bagian dari penyakit riya’, ‘ujub, dan takabur).

Kita senang kalau ada orang  bercerita tentang kebaikan kita bahkan sengaja kita memancing-mancing agar orang tahu  dan bercerita kepada orang lain di hadapan kita agar kita senang, inilah yang disebut sum’ah.

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh/Harian Terbit)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus