Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 29 Juli 2016 11:40 WIB

Ajaibnya Istighfar

Google News - harianterbit.com

Dalam kehidupan kita pasti mempunyai keinginan agar dikabulkan Allah dengan memanjatkan doa. Islam mengajarkan salah satu cara agar doa kita dikabulkan oleh Allah yakni dengan memperbanyak istighfar.  

Rasulullah saja yang dijamin  memperoleh surganya Allah masih beristigfar setiap waktu sampai akhir hayatnya. ”Aku mendengar Nabi SAW yang saat (menjelang wafat) bersandar kepadaku beliau berkata: ”Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku dan kumpulkanlah  aku bersama orang-orang saleh”(H Buchari).
 
Berbagai  ragam persoalan  dari kalangan sahabat yang disampaikan kepada Rasulullah maka Rasulullah memberikan solusinya yakni dengan istighfar.
 
Diriwayatkan suatu ketika Imam Ahmad bin Hambal melakukan perjalanan karena kemalaman dan tak ingin merepotkan orang lain beliau singgah disuatu masjid kecil untuk sholat sekaligus untuk bermalam di masjid itu. Namun tanpa basa-basi seusai Imam Ahmad sholat,  penjaga masjid  itu mengusirnya.  Imam Amad pun meninggalkan masjid itu tanpa memperkenalkan diri kepada penjaga masjid.  
 
Imam Ahmad yang bingung mencari tempat berisirahat tiba-tiba berpapasan dengan seorang penjual roti yang menawarkan agar bermalam saja dirumahnya. Penjual roti inipun tak mengetahui siapa sebenarnya orang  yang baru dikenalnya itu.
 
Imam Ahmad pun beristirahat di rumah itu. Beliau heran penjual roti itu bukannya istirahat tapi  justru masih bekerja  untuk menyiapkan bahan-bahan roti yang akan dijualnya esok.

Imam Ahmad mengamati heran,  pemilik rumah itu sambil melakukan pekerjaannya  mulutnya tak lepas dari beristighfar. Imam Ahmad penasaran mendekatinya seraya bertanya, “Sejak kapan anda  selalu beristighfar ?

”Penjual roti itu menjawab, “Sudah menjadi kebiasaan saya dalam keadaan apapun selalu beristighfar. Saya merasakan dengan istighfar apa saja doa saya dikabulkan Allah, kecuali  satu doa yang sampai sekarang belum dikabulkan yaitu agar bisa bertemu dengan seorang ulama  besar yang  saya kagumi  yaitu Imam Ahmad  bin Hambal.”

Mendengar itu Imam Ahmad langsung berdiri tegak seraya berbertakbir: ”Allohuakbar. Ketahuilah wahai sudaraku bahwa Allah telah mengabulkan doamu”.

Penjual roti itu pun bertanya: ”Dimana saya bisa bertemu beliau?” Dengan tenang  Imam Ahmad  berkata: “Wahai saudaraku, akulah Imam Ahmad yang kau cari”.

Sungguh betapa keajaiban istighfar bisa menjadi sebab terkabulnya doa.

Wallohu a’lambishshawab. H

(Nuchasin M Soleh/Harian Terbit)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus