Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 12 Juni 2018 19:05 WIB

Gawat, Jelang Puncak Mudik Lebaran Garuda Mau Perbaiki Sistem IT

Jakarta, HanTer - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dikabarkan akan melakukan perbaikan infrastruktur IT untuk sistem booking dan check in. Hal ini dinilai gegabah jika dilakukan menjelang arus mudik.
 
Ketua Forum Jurnalis Jakarta, Ahmad Yuslizar, mengatakan pihaknya menerima informasi yang terpercaya soal niatan Garuda melakukan perubahan sistem ini. Karenanya, ia meminta manajemen untuk menunda perbaikan infrastruktur IT menjelang puncak mudik lebaran.
 
"Aneh dan terlalu gegabah, Karena jika ada kesalahan bisa memunculkan error sistem yang mengganggu penerbangan. Kami mendapatkan data perubahan sistem check in ini dilakukan pada tanggal 11, 13, 15, 19, 21, 26 dan 28 juni," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (11/6/2018).
 
Lanjutnya, Ia menilai perbaikan ini bisa berimplikasi pada gangguan sistem reservasi dan juga pada inventory perusahaan.
 
"Belum lagi pada inventory penerbangan, DCS history. Harusnya ditunda dulu lah, Kenapa perbaikan tidak dilakukan sejak lama?." Tanya Akhmad.
 
Ia menyarankan bagi manajemen Garuda fokus pada persoalan yang bisa mengganggu arus mudik lebaran dan balik lebaran.
 
"Harus dipikirkan lagi. Hati-hati. Ingat perubahan sistem pada IT sangat berdampak jika tidak dilakukan secara profesional," jelas Yos.
 
Mogok Garuda
 
Ketua Umum Sekarga Ahmad Irfan dalam keterangan persnya mengatakan, akan tetap melakukan aksimogok paling lambat pada Minggu kedua bulan Juli tahun 2018. ''Aksi ini kita lakukan jika belum terdapat solusi terbaik dari pihak pemerintah,'' tegasya di Jakarta, Selasa (12/6/2018).
 
Sekarga dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) menyatakan sangat mendukung kegiatan operasional untuk kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun 2018. 
 
''Kami khawatir kondisi ketidakpercayaan karyawan terhadap kepemimpinan Direksi Garuda Indonesia saat ini akan semakin berdampak terhadap kinerja perusahaan dan berpengaruh terhadap aspek-aspek lainnya,'' kata Irfan.
 
Sekarga dan APG, lanjutnya, sangat menghormati langkah dari pemerintah di bawah Menko Kemaritiman yang membantu menyelesaikan permasalahan mismanagement di tubuh Garuda Indonesia yang hasilnya akan diputuskan pada Minggu pertama bulan Juli tahun 2018.
 
 

(Ant)


comments powered by Disqus