Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 10 April 2018 20:18 WIB

Sanksi Tegas Pelaku Tumpahan Minyak Balikpapan

Jakarta, HanTer – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diminta untuk segera memberikan sanksi tegas kepada pelaku penyebab tumpahan minyak terjadi di sekitar Teluk Balikpapan, sehingga mencemari kawasan tersebut dan merusak ekosistem.

Anggota Komisi VII Rofi Munawar mengatakan sanksi tegas kepada para pelaku yang telah terbukti melakukan pencemaran harus sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

Terlebih, sambung dia, penanganan tumpahan minyak hingga rehabilitasi kawasan tercemar, tidak  ditangani dengan prosedur yang ditetapkan sesuai Standard Operational Procedure (SOP). Kami melihat penanganan tumpahan minyak dilakukan dengan manual dan cenderung lambat," katanya, Selasa (10/4/2018).

Untuk itu, Ia meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bertindak cepat dalam menangani tumpahan minyak di sejumlah tempat. Di sisi lain dirinya juga mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencermati secara serius dampak lingkungan yang mungkin terjadi dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Terpisah, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pihaknya sedang mencari teknologi untuk meneliti penyebab tumpahan itu. Menurut Siti, terdapat dua kemungkinan yang terjadi sehingga minyak tersebut tumpah.

"Ada dua kemungkinan, betul bahwa dia kena jangkar, ketarik atau memang ada persoalan integritas di situ, misalnya kualitas pipa atau apa, itu yang harus ditemukan oleh KLHK, harus diteliti," lanjut dia. Ia menuturkan, sekitar 12 ribu hektar terkena tumpahan minyak. Tumpahan itu terlihat dari satelit yang memantau tumpahan minyak di Balikpapan. 

 

(Arbi/Ant)


comments powered by Disqus