Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 17 November 2017 15:15 WIB

Sriwijaya Air Deklarasikan Komitmen Sertifikasi IOSA

Jakarta, HanTer - Segenap komponen maskapai Sriwijaya Air mendeklarasikan komitmennya untuk menuntaskan IATA Operational Safety Audit (IOSA) pada hari ini, Jumat 17 November 2017.

IOSA adalah suatu program audit operasional dari Asosiasi Maskapai Penerbangan Internasional (IATA) yang diakui secara Internasional dan telah diterima sebagai suatu sistem evaluasi internasional yang dirancang untuk menilai sistem pengelolaan operasional suatu perusahaan penerbangan. Audit IOSA menciptakan standar yang sebanding di seluruh dunia, memungkinkan dan memaksimalkan penggunaan bersama laporan hasil audit. Hal ini telah menyelamatkan industri penerbangan dari 6400 audit berulang-ulang dan menghasilkan penghematan biaya yang besar untuk maskapai yang berpartisipasi dalam IOSA.

Penandatanganan deklarasi komitmen IOSA ini dilakukan di kantor pusat Sriwijaya Air Group di Sriwijaya Air Tower, Tangerang oleh segenap jajaran Direksi dengan disaksikan oleh seluruh karyawan Sriwijaya Air.

Dalam sambutannya, President dan CEO Sriwijaya Air Chandra Lie menyatakan gembira dengan deklarasi ini. “Ini merupakan acara yang kami tunggu-tunggu. Karena dengan tekat menuntaskan audit IOSA, maka akan meneguhkan sikap kami terhadap keselamatan penerbangan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kami akan menunjukkan ke dunia Internasional bahwa Sriwijaya Air berkomitmen tinggi terhadap keselamatan penerbangan,” ujar President dan CEO Sriwijaya Air Chandra Lie dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Menurut Chandra Lie, proses menuju IOSA sudah dimulai sejak bulan April 2017 lalu dengan diadakannya Workshop Quality Manajemen System di lingkungan Sriwijaya Air. Dan ditargetkan pada pertengahan bulan Juli 2018 sudah bisa dilakukan Initial IOSA Audit.

“Dengan IOSA nantinya akan memudahkan kami untuk melakukan ekspansi bisnis dan melakukan kerjasama dengan maskapai dari luar negeri. Sehingga komitmen kami untuk ikut serta meningkatkan perekonomian Indonesia dengan membawa wisatawan dari luar negeri ke Indonesia akan semakin mudah,” lanjut Chandra Lie lagi.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Sriwijaya Air untuk menuju IOSA Audit adalah sebagai berikut:

1.    Melatih para Safety Auditor SJ dan Inspector SJ untuk berlaku seolah-olah menjadi  Safety Auditor IOSA  dengan menggunakan IOSA Checklist.  (training dilaksanakan bulan Agustus sampai Oktober 2017). Telah dibuat 3 angkatan  sehingga menghasilkan 67 safety auditor.

2.    Melakukan Gap Analisis terhadap ISM (IOSA Standard Manual) Edisi 11 Rev.01 terhadap manual-manual SJ dan SOP-SOP SJ. (diawali bulan Mei 2017)

3.    Mengelola Directorate Audit di seluruh 8 IOSA area yaitu ORG (Organization & Management System), FLT (Flight Operations), DSP (Operations Control & Flight Dispatch), MNT (Maintenance & Engineering), CAB (Cabin Operations), GRH (Ground Handling), CGO (Cargo Operations),  dan SEC  (Security Management) yang diawali oleh Kick Off Initial Enhanced IOSA Preparation oleh President CEO dan Board of Director Sriwijaya Air. (pada bulan November – Desember 2017)

4.    Menindak lanjuti hasil Directorate Audit dengan Corrective action di 8 IOSA area.  (mulai dari Desember 2017 s.d. Februari 2018)

5.    Melakukan procurement Audit Organization (AO) dari IATA yang akan diikuti 7 AO resmi yang terakreditasi IATA (berlokasi 3 di Amerika, 3 di Eropa,  dan 1 di Australia).  (Bulan Februari – Maret 2018)

6.    Penandatanganan Conformance Report oleh President CEO.  (April 2018)   

7.    Initial IOSA Audit diselenggarakan pada bulan Juli 2018.

(Akbar)


comments powered by Disqus