Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 02 Agustus 2018 19:30 WIB

Pelaku UMKM Butuh Pelatihan Jangkau Pasar Online

Surakarta, HanTer - Strategi pemasaran menjadi kunci perkembangan sebuah usaha. Sayangnya, hal ini belum banyak dikuasai oleh para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air. 

Para pelaku UMKM umumnya masih menggunakan konsep pemasaran konvensional, sehingga jangkauan produknya terbatas. Masih sedikit yang memanfaatkan perdagangan secara online atau disebut e-commerce.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan Bimbingan Penerapan E-Commerce Pemasaran Produk KUMKM yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM di Surakarta, Kamis (8/2/2018). Hadir sebagai pembicara, Konsultan Online Marketing, Heri Berus Triadmadja (Om Ber) dan perwakilan dari marketplace E-Commerce, Shopee.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta, Nur Haryani SE, MM, mengatakan baru sekitar 40 persen dari sekitar 3.000 pelaku UKM di Surakarta yang sudah menjangkau perdagangan online. "Banyak yang belum mengerti, walaupun pelaku UMKM disini sudah merasa e-commerce merupakan suatu kebutuhan," kata Nur disela kegiatan tersebut.

Feri, pengrajin batik yang menjadi peserta kegiatan tersebut, mengaku bersyukur dapat mengikuti bimbingan dan pelatihan pemasaran e-commerce ini. Masalah pemasaran diakui Feri menjadi kelemahan dalam menjalankan usaha yang dirintis sejak 2015 lalu.

"Acaranya keren, bermanfaat banget bagi kita, UMKM. Bimbingan seperti ini yang kami butuhkan. Kalau bisa lebih banyak lagi kegiatan serupa,"  ucap dia.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, Herustiati menuturkan, tahun ini ditargetkan 700 pelaku UMKM di 7 kota di Indonesia bisa mengikuti bimbingan. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2017 lalu.

Selain bimbingan pemasaran e-commerce, dalam kesempatan tersebut juga digelar Bimbingan Pengembangan Desain Produk Kriya UMKM.  “Kita juga lakukan pendampingan di lapangan, dan ada tim monitoring dan evaluasi untuk melihat perkembangan usaha setiap pelaku UMKM,” katanya.

Dengan program-program tersebut, Ia berharap dapat mempercepat pertumbuhan UMKM yang go online. Di mana target yang ditetapkan pada 2019 sebanyak 8 juta UMKM go online. “Data terbaru sudah 4 juta UMKM yang go online. Kita berusaha terus tingkatkan sesuai dengan instruksi dari Presiden Jokowi dalam Harkopnas kemarin,” ujarnya.

 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats