Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 02 Agustus 2018 16:05 WIB

Pemanfaatan E-Commerce Percepat UMKM Naik Kelas

Surakarta, HanTer - Kemenkop dan UKM mendorong pelaku usaha KUMKM (Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah) memanfaatkan e-commerce atau perdagangan elektronik sebagai sarana pemasaran produknya. 
 
"Dengan e-commerce, kita sama saja dengan membuka cabang di banyak tempat sekaligus, jadi lebih efisien, dan praktis," ungkap Asisten Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, Herustiati.
 
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Penerapan E-Commerce Pemasaran Produk KUMKM, di Surakarta, Kamis (2/4/2018).
 
Bimbingan penerapan e-commerce itu diikuti sekitar 100 pelaku KUMKM di Surakarta. Selain pelatihan e-commerce, juga dilakukan bimbingan pengembangan desain produk kriya KUMKM.
 
Herustiati merasa surprise dengan tingginya minat pelaku KUMKM dalam mengikuti bimbingan e-commerce ini. 
 
"Ini menunjukkan e-commerce sudah menjadi kebutuhan pelaku KUMKM dalam mengembangkan usahanya, tinggal bagaimana kita meningkatkan kapasitas SDM para pelaku UMKM ini khususnya di e-commerce ini," katanya.
 
Herustiati menegaskan, meski penetrasi pemasaran melalui perdagangan elektronik ini sangat penting, namun pelaku KUMKM diminta juga memperhatikan sisi hulu nya dalam hal ini proses produksi. Pasalnya, pemanfaatan e-commerce akan percuma jika pelaku KUMKM  tidak menjaga kualitas produk jualannya. 
 
Karena itu menurutnya, dalam konteks UKM naik kelas, harus ada pembinaan yang holistik (menyeluruh) di mulai dari hulu, middle sampai hilir.
 
"Kementerian Koperasi dan UKM khususnya di bidang pemasaran memiliki beberapa strategi dalam membina dan mengembangkan KUMKM dari hulu sampai hilir," katanya.
 
Herustiati menjelaskan, di bagian hulu, pembinaan dilakukan mulai dari kualitas, kontinuitas (keberlanjutan)  dan kapasitas produksi, mutu desain, novasi teknologi sampai pengemasan (packaging).
 
Di bagian tengah (middle), Kementerian Koperasi dan UKM membimbing KUMKM untuk bisa mengakses pembiayaan produktif dari lembaga keuangan maupun KSP (Koperasi simpan Pinjam). 
 
Pembinaan di middle juga mencakup pembedayaan KUMKM,  sertifikasi dan standisasi produk, hak merek dan hak cipta. 
 
Di bagian hilir, menurutnya Kemenkop dan UKM  menfasilitasi KUMKM dalam hal promosi produk,  baik didalam maupun luar negeri, melalui pameran.


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats