Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 25 Juli 2018 19:46 WIB

Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Melonjak jadi 25 Miliar USD

Jakarta, HanTer - Bank Indonesia (BI) memprediksi defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) tahun ini akan melonjak dari capaian tahun 2017 lalu sebesar Rp20 miliar  dolar Amerika Serikat (AS).

"Defisit tahun lalu sekitar 20 miliar dolar AS, tahun ini 25 miliar dolar AS atau mungkin lebih," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/7/2018).

Kendati begitu, kata Mirza, proyeksi CAD di tahun ini masih berada di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). “Masih di bawah 3 persen dari PDB,” katanya.

Pada kuartal I-2018, BI mencatat defisit transaksi berjalan mencapai 5,5 miliar dolar AS atau 2,15 persen terhadap PDB. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2017 yang tercatat 2,4 miliar dolar AS atau 1 persen terhadap PDB.

Menurut Mirza, dibutuhkan aliran modal untuk menekan defisit transaksi berjalan tahun ini. Selain itu, Bank Sentral juga mendorong peningkatan ekspor.

 

 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats