Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 18 Juli 2018 11:33 WIB

Peserta BPJS Ketenagakerjaan Ditarget Tumbuh 16 Persen di 2019

Malang, HanTer - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menargetkan pertumbuhan peserta pada 2019 sebesar 16 persen, dengan dana kelolaan yang meningkat 23 persen. 
 
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan sinergi dengan seluruh stakeholder dan berbagai elemen yang ada, karena akan berperan besar untuk mencapai target utama tersebut.
 
“Salah satu langkah untuk mencapai pertumbuhan agresif adalah melalui sinergi dalam semua aspek, antara lain hubungan kelembagaan, pengawasan dan pemeriksaan, pelayanan prima, infrastruktur TI yang mendukung, komunikasi yang terintegrasi, keuangan, investasi, SDM, dan kepesertaan itu sendiri," kata Agus Susanto dalam Rakernas BPJS Ketenagakerjaan di Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (18/7/2018).
 
Hingga saat ini, kata Agus, berdasarkan data indikator kinerja yang ada, BPJS Ketenagakerjaan berada di jalur yang tepat sesuai dengan target-target yang ditetapkan. "Sudah on the track, dalam hal ini sesuai dengan peta jalan yang ditetapkan," ucap Agus.
 
Oleh karena itu, Ia mengaku optimistis target pertumbuhan agresif di tahun 2019 yang sangat terukur akan dapat dicapai, asalkan menerapkan strategi yang tepat.
 
"Potensi tenaga kerja masih sangat besar, khususnya pada usaha kecil, mikro, dan pekerja informal. Selain itu, pemerintah juga semakin positif mendukung strategi perluasan kepesertaan yang dilancarkan BPJS Ketenagakerjaan," imbuhnya.
 
Sosialisasi Masif
 
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Haiyani Rumondang, dalam sambutannya mengingatkan BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan kepesertaan terhadap pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) atau pekerja informal. 
 
Menurut Haiyani, pekerja informal ini tergolong dalam kategori rentan yang membutuhkan perlindungan jaminan sosial. "BPU ini (jumlahnya) sangat besar di Indonesia. Tantangannya sosialisasi harus masif, agar bagaimana BPU ini secara sadar mau mendaftarkan diri," ujarnya. 
 
Sebagai informasi, pada kuartal I-2018 ini jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 27,12 juta, dari target akhir tahun sebesar 29,65 juta pekerja atau naik 13,03% dari realisasi 2017. 
 
Sedangkan realisasi dana kelolaan pada kuartal I-2018 telah mencapai Rp321,2 triliun, dari target sepanjang 2018 sebesar Rp 367,88 triliun atau naik 15,96 persen dari tahun lalu sebesar Rp 317,26 triliun. 


(Arbi)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats