Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 28 Juni 2018 11:14 WIB

Pelni Luncurkan Pelayaran Perana Trayek Tol Laut 2018 ke Pulau Terluar

Jakarta, HanTer - PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) meluncurkan pelayaran perdana trayek tol laut 2018, Trayek T-4 dari Tanjung Perak-Makasar-Tahuna  dengan KM. Logistik Nusantara (Lognus) 1 diteruskan dengan KM. Kendhaga Nusantara I yang bersandar di Pelabuhan Melangoane, pulau terluar di wilayah Sulawesi Utara, Rabu (27/6).
 
Corporate Secretary PT. Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan  menindaklajuti penugasan pelayanan publik di laut tahun 2018 Pelni hari ini meluncurkan perdana pelayaran rute T-4 dari Tanjung Perak, Surabaya-Maksar-Tahuna-Tanjung Perak. Dari Tahuna, barang akan didistribusikan lagi dengan KM. Kendhaga Nusantara 1 ke pulau-pulau terluar meliputi Tahuna-Kahaktuang-Buhias-Tagulandang-Biaro-Lirung-Melangoane-Kakorota-Miangas-Marore-Tahuna.
 
“Kapal hari ini, Rabu (27/6) sudah  bersandar di Melangoane, pulau terluar di Sulawesi Utara,” terang Ridwan.
 
Pelni, lanjut Ridwan  kembali mendapatkan penugasan 6 rute tol laut dan 2 rute angkutan ternak dari pemerintah. Hal tersebut tertuang dalam surat Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Nomor; AL.307/1/I/DTPL-18 tanggal 19 Februari 2018, tentang penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan barang tahun anggaran 2018. 
“Kemenhub telah mengembangkan tol laut dari 6 rute pada 2015 menjadi 13 rute di 2017 dan menjadi  15 rute di tahun 2018.”
 
Penugasan bukan hanya sebagai transporter, namun ada tugas  baru yang lebih spesifik, yaitu menekan disparitas harga. “Kapal tol laut Pelni diukur dengan  indikator atau pencapaian sasaran; pertama terjangkaunya pendistribusian logistik ke daerah tertinggal terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) dan kedua ketersediaan barang dan mengurangi disparitas harga guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ridwan.
 
Pada tahun 2018 ini,  PT. Pelni (Persero) telah menjalani rute tol laut dengan  Trayek T-2, Tanjung Priok-Tanjung Batu-Belinyu-Tarempa-Natuna-Midai-Serasan-Tanjung Priok dengan KM. Caraka Niaga Jaya III-4. Trayek  T-4, Tanjung Perak-Makasar-Tahuna PP, dengan KM. Logistik Nusantara 1 dan Trayek feeder dari Tahuna-Kahaktuang-Burias-Tagulandang-Blaro-Lirung-Melongoane-Miangas-Marore dengan KM. Kandhaga Nusantara 1.
 
Kemudian Trayek  T-6 Tanjung Perak-Tidore-Morotai-PP dengan KM. Caraka Jaya Niaga III-2. Trayek T-13,  Kalabahi-Moa-Rote (Baa)-Sabu (bu) PP dengan KM. Logistik Nusantara 3. Trayek  T-14 Tanjung Perak-Lewoleba-Adonara/Tenong-Larantuka PP dengan KM. Logistik Nusantara 4 dan Trayek T-15 Tanjung Perak-Kisar-Namrole-PP dengan KM. Logistik Nusantara 2,  sesuai surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor; AL.108/5/17/DJPL-17 tanggal 20 Desember 2017, tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang di Laut Tahun Anggaran 2018.


(Safari)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus
free web stats